Miliki Lapisan Warna, Semangka Jadi Favorit Fruit Carving
chef yang kerap mengubah tampilan buah menjadi menarik melalui fruit carving atau seni mengukir buah.
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seni mengukir tidak hanya dilakukan pada media kayu saja.
Sebab saat ini buah dan sayur pun tengah gencar menjadi objek untuk diukir.
Sutarno, menjadi satu di antara chef yang kerap mengubah tampilan buah menjadi menarik melalui fruit carving atau seni mengukir buah.
Dirinya yang tergabung dalam Indonesia Chef Association (ICA), menuturkan bahwa semangka menjadi buah favorit dalam seni ini.
"Perpaduan warna yang ada pada buah semangka, yakni hijau, putih dan merah membuatnya terlihat menarik saat diukir."
"Gradasi yang dihasilkan memberi kesan lebih hidup pada hasil karyanya," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (24/3/2018).
Terdapat berbagai bentuk aliran dalam fruit carving, mulai dari Thailand style, karakter dan anime.
Biasanya pengerjaan untuk seni mengukir buah sekitar 30 hingga 50 menit, tergantung pada tingjat kerumitan.
Buahnya pun tifak sembarangan, untuk memudahkan pengerjaan haruslah memilih buah yang tingkat kematangannya pas dan teksturnya bagus.
Hal tersebut untuk kemudahan dan tidak hancur saat dikerjakan.
"Kalau buahnya terlalu lembek atau terlalu keras, maka akan menyulitkan si pengukir, atau bahkan karyanya tidak jadi alias gagal," tambahnya.
Bagi pemula, chef Sutarno sangat menganjurkan untuk penguasaan teknik dasar dalam membuat segitiga dan lingkaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/fruit-carving-semangka_20180325_194212.jpg)