Breaking News
Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hanya Berlatih Sehari, Grup Tari SMP N 1 Tulis Ini Bikin Bupati Terpukau

Ratusan murid SMP N 1 Tulis Kabupaten Batang berkumpul di pendopo sekolah.

Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Nurul Khotimah saat beraksi di depan rombongan Bupati Batang, Selasa (27/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Ratusan murid SMP N 1 Tulis Kabupaten Batang berkumpul di pendopo sekolah.

Mereka menunggu kedatangan Bupati Batang Wihaji bersama rombongan, yang direncankan akan mengajar ke sekolah tersebut.

Suasana seketika riuh saat Bupati Wihaji bersama Wakil Bupati Suyono berkunjung.

Musik pun dimainkan saat Wihaji bersama Suyono dipersilahkan duduk di depan mimbar oleh pihak selolah.

Dari samping, grup tari dari SMP N 1 yang mengenakan pakaian berwarna-warni langsung tampil menuju tengah pendopo.

Wahaji pun serontak diam sembari duduk dan mengamati lengak-lenggok penari-pemari kecil tersebut.

Mereka membawakan tarian Incling Jangget kreasi dari seorang guru seni budaya SMP N 1 Tulis.

Tepuk tangan meriah mengiringi para penari mengakhiri penampilan utuk kemudian pergi ke perpustakaan yang disulap menjadi ruang ganti.

Satu diantara penari Nurul Khotimah (13) murid kelas VII SMP N 1 Tulis usai tampil di depan rombongan Bupati mengatakan ingin tampil lagi menghibur para penonton saat HUT Kabupaten Batang 8 April mendatang.

"Latihan hanya sehari dan persiapan kostum dua hari, karena kami sering menari jadi bisa kompak," ujarnya saat ditemui Tribunjateng.com di perpustakaan sekolah, Slasa (27/3/3018).

Gadis kelas VII tersebut sangat berharap bisa tampil guna meramaikan HUT Kabupaten Batang.

"Semoga bisa mendapat kesempatan tampil, karena saat ada festival tari di Pendopo Kabupaten Batang Senin lalu kami tidak bisa ikut dan mempersiapakan latihan untuk kedatanagan Bupati," paparnya.

Sementara itu Suwardi guruseni Budaya SMP N 1 Batang menerangkan murid-muridnya memang kerap berlatih hingga mudah untuk mengajari tari kreasi baru.

"Semoga saja Bupati dan rombongan terhibur dan tahu bakat menari dari siswi kami. Kalaupun ada kesempatan tampil kembali ya pasti kami senang," imbuhnya.

Walaupun mendadak namun pihaknya mempersiakan secara matang, baik tentang kostum dan gerakan para penari.

"Kalau kostum kami sewa, sebenarnya sudah lama tapi karena ada festival tari penyewaan kostum tari banyak dipesan , alhasil kami kebagian hari Senin kemarin," kata Suwardi.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved