Korupsi e KTP

HUBUNGAN Demokrat dan PDIP Memanas Gara-gara Kasus Korupsi e-KTP?

Rachland dinilai mengaburkan masalah karena membuat pernyataan tentang hubungan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan yang tidak baik.

HUBUNGAN Demokrat dan PDIP Memanas Gara-gara Kasus Korupsi e-KTP?
TRIBUNNEWS.COM
Presiden Jokowi saat hadiri Rapimnas Partai Demokrat 

TRIBUNJATENG.COM - Politisi PDI Perjuangan, Rio Sambodo, meminta Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik, membantu mengungkap kasus korupsi e-KTP ketimbang mencela pihak lain.

Rachland dinilai mengaburkan masalah karena membuat pernyataan tentang hubungan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan yang tidak baik.

"Serangan Demokrat seolah menutupi akar persoalan e-KTP tersebut yang memang terjadi saat pemerintahan SBY. Mengapa Demokrat terkesan alergi? Apakah karena ada yang ditutup-tutupi?" ujar Rio yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Selasa (27/3).

Sebelumnya, Partai Demokrat menuding PDI Perjuangan berusaha memisahkan Jokowi dengan Demokrat. Anggapan itu muncul tak lama setelah terdakwa korupsi e-KTP, Setya Novanto, menyatakan bahwa fee proyek e-KTP juga mengalir ke dua politisi PDI Perjuangan, Puan Maharani dan Pramono Anung.

Menteri Puan Maharani dan Menteri Muhadjir Effendy usai acara pemberian komputer dan buku di SMPN 1 Ngemplak, Boyolali, Selasa (12/12/2017).
Menteri Puan Maharani dan Menteri Muhadjir Effendy usai acara pemberian komputer dan buku di SMPN 1 Ngemplak, Boyolali, Selasa (12/12/2017). (tribunjateng/akbar hari mukti)

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, membantah pernyataan Setnov. Menurut dia, korupsi e-KTP tanggung jawab pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai Demokrat.

Pernyataan Hasto dinilai mengganggu penjajakan koalisi Demokrat dengan PDI Perjuangan. Selain itu, PDI Perjuangan juga dinilai menjauhkan Jokowi dengan Demokrat.
Rachland menyatakan, Demokrat tak memiliki masalah dengan Presiden Jokowi. Bahkan, partainya memiliki hubungan baik dengan Jokowi.

"Hubungan kami selama ini dengan Pak Jokowi tak bisa dibilang buruk. Bahkan, Pak Jokowi dalam acara Rapimnas Partai Demokrat beberapa waktu lalu mencoba kian mendekatkan diri kepada kami dengan menyebut dirinya juga 'Demokrat'," beber Rachland, melalui keterangan tertulis.

Rachlan justru menyatakan, hubungannya dengan PDI Perjuangan tidak baik. Terlebih, dia menambahkan, Hasto kerap menyerang Demokrat tanpa dasar yang jelas.

Presiden Jokowi menyalami Komandan Satuan Tugas Bersama Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disaksikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono seusai memukul gong sebagai tanda dibukanya acara Rapimnas Partai Demokrat 2018  di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).
Presiden Jokowi menyalami Komandan Satuan Tugas Bersama Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disaksikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono seusai memukul gong sebagai tanda dibukanya acara Rapimnas Partai Demokrat 2018 di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018). (tribunnews.com)

Ia menilai, sikap Hasto menunjukkan ada masalah antara PDI Perjuangan dan Jokowi, karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak pernah menyerang Demokrat. Rachland juga menyatakan, Hasto merupakan juru bicara yang buruk.

Adapun, Hasto membantah anggapan PDI Perjuangan berupaya memisahkan Presiden Jokowi dengan Partai Demokrat.

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved