Pria Asal Sukoharjo Resmi Jadi Gubernur BI, Ini Kata BCA

Perry lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, 25 Februari 1959. Ia mengenyam pendidikan sarjana dengan gelar sarjana ekonomi dari UGM pada 1982.

Pria Asal Sukoharjo Resmi Jadi Gubernur BI, Ini Kata BCA
kontan.coi.id

TRIBUNJATENG.COM - JAKARTA - Hari ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengumumkan gubernur BI terpilih yaitu Perry Warjiyo.

Penetapan gubernur BI oleh DPR ini diputuskan melalui mufakat bulat.

Perry lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, 25 Februari 1959. Ia mengenyam pendidikan sarjana dengan gelar sarjana ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1982.

Perry kemudian melanjutkan pendidikan magister di Iowa State University, AS, dan lulus pada 1989 dengan gelar master of science (Msc) di bidang ekonomi moneter dan internasional.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikan doktoral di universitas yang sama dan memperoleh gelar PhD di bidang ekonomi moneter dan internasional pada 1991.

Jabatan terakhirnya di BI adalah sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden 28/P Tahun 2013. Ia secara resmi memulai jabatannya sejak 15 April 2013 untuk masa jabatan 2013–2018.

Jahja Setiaatmadja, Direktur BCA memberikan komentar terkait gubernur BI terpilih ini. "Gubernur BI terpilih diharapkan bisa jaga inflasi 5% ke bawah," kata Jahja kepada kontan.co.id, Rabu (28/3).

Selain itu, Gubernur BI juga diharapkan bisa menjaga kurs rupiah yang stabil dan menjaga suku bunga bergerak searah dengan arah global, jangan melawan arus.

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengumumkan bahwa telah menyetujui Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru dan Deputi Gubernur BI.

Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Mekeng menyebut penetapan Perry Warjiyo dan Dody Budi Waluyo dilakukan secara mufakat. Dari 54 anggota Komisi XI DPR yang hadir, 36 diantaranya menyatakan kesetujuannya.

“Secara musyawarah mufakat 10 fraksi menyetujui Gubernur BI Perry dan Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo. Jadi, ini sudah diputuskan mufakat bulat,” katanya di Gedung DPR RI, Selasa (28/3).

“Jadi, masing-masing poksi menyampaikan calon mereka. Sama semua,” lanjutnya.

Menurut Mekeng, keduanya punya rekam jejak mumpuni di moneter. “Dody dulu bawahan Perry. Ini saya rasa teamwork yang baik,” ujarnya.

Setelah diputuskan dalam rapat komisi XI DPR RI, keputusan penetapan Pery dan Dody akan dibawa dalam rapat badan musyawarah dan paripurna DPR.

“Hari ini kami tulis surat ke Pimpinan DPR untuk dijadwalkan paripurna. Selasa ini kalau ada paripurna,” ucap dia. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved