Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2018

Waskita Karya Optimis Tol Semarang-Batang Difungsionalkan saat Mudik, Inilah Kendalanya

PT Waskita Karya optimis proyek tol Semarang-Batang sudah bisa dilintasi untuk jalur mudik lebaran tahun 2018 ini.

Muh Radlis
Kunjungi Jokowi di Tol Semarang - Batang 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - PT Waskita Karya optimis proyek tol Semarang-Batang sudah bisa dilintasi untuk jalur mudik lebaran tahun 2018 ini.

Jalan tol sepanjang 75 kilometer itu akan digunakan dalam bentuk tol darurat pada mudik tahun ini.

Meski optimis, namun masih ada kendala yang dihadapi oleh Waskita untuk mempercepat proses pembangunan proyek nasional itu.

Kepala lapangan proyek tol Semarang-Batang Seksi IV, Sarjani mengungkapkan pihaknya masih terkendala dalam pembebasan lahan untuk jalan tol itu.

Sarjani menyebutkan masih ada bidang tanah yang belum dapat dibebaskan.

Seperti tempat ibadah dan makam.

"Kalau makam proses pembebasan sedikit sulit, karena harus cari tanah pengganti dan mencari keluarga jenazah yang dimakamkan," ujarnya, Rabu (28/3).

Untuk kendala teknis seperti faktor cuaca dan beratnya medan, Sarjani mengungkapkan sudah dapat teratasi. Bahkan seluruh jembatan layang di seksi IV sudah selesai dikerjakan.

"Di Seksi IV, kami hanya kurang menyelesaikan enam struktur bangunan serta simpang susun di Krapyak (Semarang)," ujarnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan tol Semarang-Batang, Tendi Hardianto mengatakan saat ini masih ada 90 bidang tanah yang belum tereksekusi untuk proyek jalan tol itu.

Hal itu dikarenakan masih ada warga yang menolak harga yang telah ditetapkan.

Namun, menurut Tendi, dari kementrian sudah menginstruksikan untuk mempercepat proses eksekusi lahan.

"Masih ada 40 bidang tanah di Desa Kertomulyo (Kecamatan Brangsong, Kendal) yang belum tereksekusi, hal itu dikarenakan warga menolak harga," jelasnya.

Ketua Pengandilan Negeri Kendal, Udjianti mengatakan untuk saat ini PN Kendal memprioritaskan untuk mengeeksekusi lahan yang terdapat bangunan. Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan proyek nasional itu.

"Untuk eksekusi nanti akan ditanganani oleh Panitera," ucapnya.

Dari pantauan Tribun Jateng selama melintas proyek tol itu, masih banyak ruas jalan yang belum dicor bahkan masih dalam bentuk timbunan tanah. Padahal arus mudik tak lebih dari 75 hari lagi.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved