Breaking News:

20 Persen Masyarakat Kota Pekalongan Belum Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Pencanangan gerakan tersebut dirasa perlu terutama bagi para pelajar untuk meningkatkan prestasi

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Seorang pelajar sedang mengonsumsi buah dalam acara pencanangan gerakan Gemayur dan Gerimis di Lapangan Setda Kota Pekalongan, Sabtu (31/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEkALONGAN - Guna mencukupi gizi dan menciptakan masyarakat sehat Pemerintah Kota Pekalongan mencanangkan gerakan makan sayur (Gemayur), gerakan minum susu (Gerimis), Makan telur dan buah.

Pencanangan gerakan tersebut dirasa perlu terutama bagi para pelajar untuk meningkatkan prestasi.

Pasalnya terdapat sekitar 20 persen masyarakat Kota Pekalongan yang belum mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang

Dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Agus Jati Waluyo angka konsumsi neraca bahan makanan di Kota Pekalongan pada 2017 masih kurang.

"Neraca bahan makanan di Kota Pekalongan masih 79 persen. artinya, masih ada 21 persen yang perlu didorong untuk mengkonsumsi bahan pangan yang mengandung karbohidrat, protein dan mineral," paparnya, Sabtu (31/3/2018).

Sementara itu Walikota Pekalongan Saelany Machfudz yang mencanangkan gerakan Gemayur, Gerimis, makan telur dan buah, menerangkan gerakan tersebut sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi bagi para pelajar guna menyiapkan generasi emas.

"Sayuran, buah, ataupun telur memiliki peran penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik bagi anak-anak. karena ada banyak zat-zat penting yang dibutuhkan tubuh, seperti bermacam-macam vitamin, mineral dan protein," paparnya.

Diterangkannya, menurut data statistik tahun 2016, 100 persen penduduk Kota Pekalongan usia 7 hingga 12 tahun mengeyam pendidikan di sekolah, sehingga kegiatan Gemayur, Gerimis serta makan telur dan buah sangat strategis dilakukan terhadap anak untuk dapat mencetak SDM berkualitas.

"Kami berharap dengan digelarnya kegiatan ini mampu menyadarkan orang tua dan anak, akan pentingnya gizi yang seimbang, supaya nantinya membiasakan diri untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti sayur-sayuran, buah, telur dan susu," tambahnya.

Saelany menghimbau kepada orang tua di Kota Pekalongan agar pandai-pandai dalam mengkreasikan makanan untuk anak-anak yang didalamnya terpenuhi sayuran, buah, telur ataupun susu. Karena anak-anak cenderung lebih menyukai makanan cepat saji, atau jajanan yang belum terjamin tingkat higienis maupun kesehatannya.

"Pencanangan ini kami harapkan diikuti oleh orang tua dalam rangka meciptakan generasi Kota Pekalongan yang sehat dan cerdas," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved