Benarkah Panorama Tol BORR Ini Akan Mengalahkan Bawen-Salatiga?
Panorama ciamik ini bisa juga dinikmati masyarakat saat melintasi Tol Bogor Outer Ring Road (BORR).
TRIBUNJATENG.COM - Gunung Salak selalu menjadi pemandangan istimewa bila masyarakat bertandang ke Kota Bogor dan sekitarnya. Panorama ciamik ini bisa juga dinikmati masyarakat saat melintasi Tol Bogor Outer Ring Road (BORR).
Saat Kompas.com mengikuti acara BORR Race Run, Gunung Salak dengan anggunnya menyambut para kami dan para peserta lari. Kendati tertutup kabut tipis, tak mengurangi keindahannya.
Seksi IIB dari jalan tol ini rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertengahan April 2018.
Dengan peresmian tersebut, jalan tol yang titik awalnya berada di wilayah Sentul Selatan ini akan bertambah panjang hingga 8,45 kilometer.
Saat ini, ruas yang telah beroperasi baru dua seksi sepanjang 5,8 kilometer, yaitu Seksi I ruas Sentul Selatan-Kedung Halang (3,85 km) dan IIA ruas Kedung Halang-Kedung Badak (1,95 km).
Keduanya telah resmi bertarif masing-masing pada November 2009 dan Mei 2014. Sementara Seksi IIB yang akan diresmikan terbentang dari Kedung Badak hingga Simpang Yasmin sepanjang 2,65 kilometer.
“Jalan tol ini dikelilingi gunung-gunung, ada Gunung Salak kemudian bukit sentul. Ini bisa jadi panorama yang bisa dinikmati oleh para pengendara. Tapi tetap harus hati-hati,” kata Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja saat kegiatan Bogor Running Race (BORR) 10K, Minggu (1/4/2018).
Tol BORR dioperasikan oleh PT Marga Sarana Jabar (MSJ) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Tol ini terbagi atas lima seksi. Dua seksi lainnya yaitu Seksi IIIA ruas Simpang Yasmin-Semplak (3,5 km) dan Seksi IIIB ruas Semplak-Junction Salabenda (1,5 km).
Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo mengatakan, untuk Seksi IIIA rencananya baru akan dilelang pada Juni 2018. Namun sebelumnya, proses pembebasan lahan ditargetkan dimulai Mei 2018.
“Nanti kita lelang Mei, sehingga Juni, ini kan kebetulan lebaran, mungkin setelah lebaran akan kita ekseskusi,” kata dia.
Bila proses lelang telah dilaksanakan, setidaknya pekerjaan konstruksi akan memakan waktu 18 bulan. Diperkirakan Seksi IIIA Tol BORR baru akan rampung konstruksinya Desember 2019.
“Nanti diresmikannya tergantung. Karena yang resmiin bukan saya,” tuntas Hendro.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tak Kalah dengan Bawen-Salatiga, Tol BORR Juga Berpanorama Istimewa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/seksi-iib-tol-borr_20180401_130624.jpg)