Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hilangnya Andrey WNA Selandia Baru Saat Mendaki Merbabu masih Misteri

Hilangnya Andrey Voytech (39) WNA Selandia Baru Saat Mendaki Gunung Merbabu masih Misteri. Tim Gabungan belum berhasil menemukan

Tayang:
Penulis: ponco wiyono | Editor: iswidodo
tribunjateng/ponco wiyono/ist
PENCARIAN - Tim relawan berkumpul di pos pendakian Tekelan Kopeng Kabupaten Semarang pada Senin (2/4/2018). Mereka belum berhasil menemukan Andrey Voytech (39) pendaki WNA Selandia Baru yang hilang di Merbabu. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Tim relawan menghentikan pencarian Andrey Voytech (39), pada Senin. Sebelumnya, pencarian pendaki gunung asal Selandia Baru yang sejak Jumat (30/3/2018) lalu raib tanpa kabar itu juga dihentikan pada Minggu (1/4/2018) malam.

Danramil 03 Getasan Kabupaten Semarang Kapt Inf Hermanus pada Senin (2/4) sore mengatakan, pencarian dimulai sejak pukul 08.00 hingga pukul 17.00 itu tidak menghasilkan apa-apa.

"Kondisi cuaca masih sama, yakni terjadi hujan deras yang membuat proses pencarian terhambat," kata Hermanus.

Senada, seorang relawan yang terlibat pencarian bernama Citro mengatakan pencarian sudah dihentikan tepat pada pukul 17.00. Citro bersama puluhan relawan yang dikoordinasi oleh Basarnas diminta untuk menghentikan pencarian dan kembali ke pos.

"Pihak Basarnas bilang besok pencarian akan dilanjutkan karena sejauh ini tidak ada tanda-tanda keberadaan korban," jelasnya.

Kapolsek Getasan AKP Masrurun dalam kesempatan terpisah menambahkan, sebanyak 75 orang dikerahkan guna menemukan Andrey. Dia adalah pekerja tambang emas di Afrika Selatan yang memiliki kewarganegaraan Selandia Baru.

Pencarian sudah dilakukan meliputi beberapa titik yakni gunung Andong atas dan bawah serta Kalisabrang.

"Tim pencarian dibagi dua, masing-masing berangkat dari jalur pendakian Tekelan sebanyak 55 orang dan jalur pendakian Cuntelan 20 orang," ungkap Masrurun.

Pada Kamis (29/3/2018), Andrey berangkat dari Yogyakarta menggunakan motor sewaan di Bandara Adisutjipto dan bersama Sistha Verdiani (19), warga Perum Graha Alzalia Jalan Amarlis 2 Kota Magelang, berangkat menuju Kopeng. Mereka kemudian menginap di Hotel Sanjaya kawasan wisata Kopeng.

Selanjutnya pada Jumat (30/3/2018) pagi korban mengendarai motor naik ke pos Cuntel, untuk mendaki puncak Gunung Merbabu.

Korban kemudian tak ada kabar, setelah terakhir kali menghubungi pelapor pada Jumat sore sekitar pukul 16.57.

Tidak ada jejak apa pun yang ditinggalkan Andrey, hanya sepeda motor yang ia kendarai ditemukan petugas Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) di pinggir hutan.

Beberapa saksi yang juga pendaki Merbabu, sempat melihat dan berpapasan dengan korban di jalur pendakian Tekelan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved