Liga 1
Raih Satu Poin Perdana, Vincenzo Apresisasi Permainan PSIS Semarang
Dalam jalannya pertandingan, kedua tim mampu menciptakan berbagai peluang, meski diatas kertas materi pemain Bali United memang lebih baik.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang gagal meraup poin penuh dalam pertandingan kedua di Liga 1 2018, setelah ditahan imbang tim tamu, Bali United 0-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (1/4) sore.
Hasil imbang tersebut menandai poin pertama yang diraih tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu setelah di pekan pertama, tumbang atas PSM Makassar 2-0.
Dalam jalannya pertandingan, kedua tim mampu menciptakan berbagai peluang, meski diatas kertas materi pemain Bali United memang lebih baik.
Bali United sempat kesulitan menjaga pergerakan tiga pemain depanPSISdi babak pertama, namun kejelian pelatih Bali United, Widodo C Putra, ia berhasil mengarahkan anak buahnya meredam pergerakan lini depan PSIS.
Dari catatan statistik yang dikeluarkan Labbola, tim tamu Bali United lebih unggul penguasaan bola, yakni 51 persen berbanding 49 persen untuk tuan rumah, dengan mencatatkan enam tembakan tepat ke arah gawang dari total 14 kali percobaan.
Sementara tuan rumah PSIS berhasil melesakkan empat tembakan tepat ke arah gawang dari total sembilan kali percobaan.
Seusai pertandingan, pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese mengapresiasi permainan anak buahnya yang berhasil menahan imbang Bali United.
Terlebih, menurut Vincenzo, Bali United merupakan salah satu tim terbaik di Indonesia saat ini.
Kendati demikian, pelatih yang memang dikenal detail dan tegas ini menyoroti beberapa kali kesalahan pemainPSIS, terutama mengenai kinerja tim yang dalam pertandingan kontra Bali United beberapa kali terlihat kurang padu.
"Kami menghadapi salah satu tim kuat di Indonesia, tetapi dengan kekuatan dari Bali United, kami juga mendapat banyak peluang. Tapi beberapa kesalahan yang terjadi, kami akan melakukan evaluasi setelah ini," kata Vincenzo dalam jumpa pers.
"Bukan satu hal yang mudah, karena saya masih memegang tim ini sekitar enam hari. Jadi masih banyak yang masih harus kami perbaiki. Harapan saya latihan dan pertandingan selanjutnya bisa lebih baik dari sore ini," imbuhnya.
Sementara itu, pelatih Bali United, Widodo C Putro juga turut mengapresiasi kerja keras Ilija Spasojevic dkk. Meskipun beberapa kali peluang yang diciptakan pemainnya dimentahkan Jandia Eka Putra, terutama di babak kedua.
Bali United sempat menciptakan dua gol dalam laga menghadapiPSIsmelalui Ilija Spasojevic dan aksi akrobat Nick Van Der Velden, namun sayang kedua gol itu dianulir wasit Novari Ikhsan, dari Jakarta.
"Pertandingan kali ini cukup menarik, kami saling menyerang tapi memang disayangkan beberapa peluang kami gagal menjadi gol," kata Widodo.
Menurut eks pilar Timnas ini, sebenarnya beberapa peluang yang diviptakan anak asuhnya seharusnya menjadi peluang untuk mencuri gol dan meraih poin penuh dari beberapa peluang yang diciptakan.
"Tapi terlepas dari itu, saya mengapresiasi kinerja tim. Mudah-mudahan kedepan finishing touch kami bisa lebih baik kedepannya. Kami harus syukuri hasil ini," tandasnya.
Bruno Dipersilakan Bermain Bebas
Pelatih PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese memberintugas berbeda kepada striker asingnya asal Brazil, Bruno Silva dalam laga kontra Bali United.
Bruno Silva yang ditempatkan bermain sebagai penyerang tengah dengan formasi 4-3-3, justru diberi kebebasan oleh Vincenzo bermain lebih melebar.
"Saya sudah melihat performa Bruno di Youtube. Banyak pemain Brazil senang bermain bebas dengan berbagai posisi," kata Vincenzo, menanggapi gaya permainan striker plontos berumur 26 tahun tersebut.
Vincenzo menyebut, dirinya sudah berkomunikasi dengan Bruno untuk memberi opsi lain dengan bermain melebar baik di sisi kanan maupun kiri saat pertsndingan kontra Bali United.
"Jadi saya tidak mengambil keputusan sendiri, tapi dengan Bruno dan tim pelatih," kata pelatih berlisensi UEFA Pro ini.
Dalam laga kontra Bali United, ia juga memasang formasi 4-3-3. Alasan Vincenzo menggunakan formasi tersebut karena ia menilai timnya akan kalah strategi jika hanya mengandalkan satu atau dua striker didepan.
"Saya memasang tiga striker karena Bali United merupakan tim kuat di Liga 1, dan pemain tengah mereka juga kuat. Kalau kami hanya pasang satu atau dua striker didepan, kami akan kalah dalam strategi," katanya.
Ia menambahkan, dalam laga kontra Bali United, tak hanya memasang tiga penyerang di lini depan, namun juga menambal satu pemain di lini tengah yang punya naluri menyerang yang bagus.
Di babak pertama, trio Bruno Silva, Hari Nur Yulianto dan Komarodin di back up M. Yunus, sementara di babak kedua Bayu Nugroho masuk menggantikan M. Yunus, menyusul Melkior Leideker Majefat yang mennggantikan Komarodin, dan Akhlidin Israilov yang masuk mengganti Hari Nur Yulianto.
"Ada tiga striker didepan, tetap kami pasang lagi satu pemain bernaluri menyerang di belakang. Jadi tiga striker tetap di back up satu striker di belakang, supaya bisa menahan serangan tengah Bali United," katanya.
Sang Kapten Kurang Puas
Kapten tim PSIS Semarang, Haudi Abdillah mensyukuri hasil imbang yang diraih timnya saat menghadapi Bali United dalam laga yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (1/4) sore.
Kedua tim hanya bermain imbang 0-0 dalam laga ini.
Haudi menilai, satu poin yang diraih di pekan kedua Liga 1 tersebut berkat kerja keras selama satu pekan belakangan ini bersama pelatih anyar, Vincenzo Alberto Annese.
"Pertandingan yang luar biasa. Hasil ini berkat kerja keras pemain dsn pelatih. Sebelumnya kami sudah berlatih keras mempersiapkan pertandingan ini," jelas Haudi.
"Walaupun hasilnya tidak sesuai yang kami inginkan, namun sudah ada progres yang lebih baik,"katanya lebih lanjut.
Ia menambahkan, dirinya percaya, jika semua elemen dalam tim bekerja keras, pasti hasil di laga berikutnya akan lebih baik lagi.
Dengan hasil tersebut,PSISmeraup satu poin perdana di Liga 1. Sementara Bali United sudah mengemas empat poin.
Di pekan ketiga,PSISakan bermain tandang menghadapi Bhayangkara FC, 7 April mendatang.
Sementara Bali United bakal menjamu Perseru Serui di tanggal yang sama. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/skuat-psis-semarang-melakukan-tos-sebelum-berangkat-ke-magelang_20180330_153231.jpg)