Hingga April, Sudah 2 Korban Meninggal Akibat Tersambar Kereta di Semarang

Sedangkan nilai santunan untuk tahun lalu ia merinci sudah ada sekitar Rp 215 juta rupiah

tribunjateng/Akhtur Gumilang
Seorang perempuan tertabrak kereta api di kawasan rel Condrorejo, Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Semarang, Kamis (8/3/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hingga bulan April ini setidaknya sudah ada dua korban meninggal akibat tersambar kereta di Kota Semarang. Data itu dihimpun darI Jasa Raharja Kantor Cabang Semarang, Selasa (3/4/2018).

Pada tahun sebelumnya total ada 7 korban meninggal dunia akibat tersambar kereta di kota yang sama.

Kepala Perwakilan Jasa Raharja Semarang Abdur Rozaq menjelaskan dari total kecelakan terlibat kereta itu tidak semuanya terjadi di perlintasan sebidang.

"Enggak semuanya terjadi di perlintasan palang pintu ada yang cuma nyebrang tersambar, ya memang ada yang diperlintasan cuman saya ndak hafal jumlahnya," terang Abdur Rozaq.

Dari perkiraannya total yang terjadi di perlintasan sebidang ada satu hingga dua kejadian di tahun 2017. Kalau di tahun 2018 dari dua korban yang ditangani Jasa Raharja satu terjadi di perlintasan sebidang.

"Kalau nilai santunannya pasti tahun ini akan lebih besar karena tarifnya naik jadi Rp 50 juta rupiah, jadi total nilai santunan hingga bulan ini sudah ada Rp 100 juta," jelas Rozaq.

Sedangkan nilai santunan untuk tahun lalu ia merinci sudah ada sekitar Rp 215 juta rupiah. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved