PSHT dan SS Militan akhirnya Berdamai di Polres Boyolali (Video)
Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Boyolali dan Ketua Sardulo Seto (SS Militan) Boyolali sepakat berdamai.
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Boyolali dan Ketua Sardulo Seto (SS Militan) Boyolali sepakat berdamai.
Mereka sepakat menciptakan Boyolali yang aman dan akan mengendalikan anggotanya masing-masing supaya menahan diri tidak melakukan aksi anarkis.
Perdamaian dan kesepakatan itu ditandatangani bersama di Polres Boyolali, Selasa (3/4/2018).
Dua pihak juga janji mengendalikan anggotanya serta tidak menanggapi berita hoax di media sosial yang menimbulkan provokasi dari pihak tak bertanggungjawab.
Kedua pihak juga sepakat bersama sama menciptakan perdamaian dan ketentraman.
Demikian rilis dari Humas Polres Boyolali dan dimuat di instagram maupun facebook kepolisian, Selasa 3 April 2018. Beberapa komentar netizen terkait hal ini.
Diberitakan sebelumnya, PSHT dan kelompok lain bentrok, Selasa (3/4/2018) dini hari di perbatasan kecamatan Teras dan Banyudono Kabupaten Boyolali.
Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi melalui Kasubbaf Humas Polres Boyolali, AKP Edhi Purnawanillah membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Alhamdulillah bisa ditangani dengan baik oleh Polres Boyolali. Dipimpin pak Kapolres, sehingga tak terjadi bentrokan dan bubar dengan tertib," paparnya, Selasa pagi. (tribunjateng/ahm/wid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/psht-dan-ss-militan-berdamai-di-polres-boyolali_20180403_203114.jpg)