5 FAKTA, Dokter Terawan Yang Dipecat IDI Karena Metode 'Cuci Otak'

Dokter Terawan sendiri adalah dokter ahli yang juga menjadi Kepala RS Pusat Angkatan Darat /RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

5 FAKTA, Dokter Terawan Yang Dipecat IDI Karena Metode 'Cuci Otak'
ISTIMEWA
Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto 

TRIBUNJATENG.COM -- Tengah ramai diperbincangkan pemecatan atau pemberhentian Mayor Jenderal (Mayjen) TNI dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Dokter Terawan sendiri adalah dokter ahli yang juga menjadi Kepala RS Pusat Angkatan Darat /RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Diketahui, dokter Terawan dianggap telah melanggar kode etik karena metode 'cuci otak'nya dipersoalkan.

Bahkan, kejadian ini membuat Ketua Dewan Pembina Partai Golkar menyerukan upaya penyelamatan dokter Agus ini.

Tak hanya itu, Aburizal Bakrie melalui akun Instagram-nya, mengungkapkan bahwa metode tersebut sudah menolong, baik mencegah maupun mengobati ribuan orang penderita stroke.

Berikut fakta-fakta terkait dokter Terawan yang dipecat oleh IDI, dilansir dari Warta Kota, Selasa (3/4/2018).

1. Metode 'cuci otak' yang dipermasalahkan

Melansir dari Warta Kota metode yang diterapkan oleh dokter Terawan bagi penderita stroke ini menjadi masalah dan membuat IDI memecatnya.

Masalah tersebut pun berlarut-larut karena Kepala RSPAD dan anggota tim dokter Presiden enggan menanggapi undangan pemeriksaan terhadap praktik 'cuci otak' itu ke rekan sejawatnya di IDI.

IDI menilai dokter Terawan tidak terbuka dan selalu tak mau memberikan penjelasan di forum ilmiah kepada sesama sejawat kedokteran.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved