Bawakan Cerita Legenda Dukuh Mlangi Batang, Naila Berhasil Pukau Juri dan Penonton

Dengan suara lantang serta penuh ekspresi Naila Faradaya berhasil memukau para juri dan penonton

Bawakan Cerita Legenda Dukuh Mlangi Batang, Naila Berhasil Pukau Juri dan Penonton
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Naila Faradayana saat membawakan cerita Legenda Dukuh Mlangi pada Lomba Cerita, di Pendopo Disperpuska Rabu, (4/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani.

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Dengan suara lantang serta penuh ekspresi Naila Faradaya berhasil memukau para juri dan penonton atas penampilannya yang menceritakan legenda Dukuh Mlangi.

Terlihat dari ekspresi juri dan penonton, mereka seolah terbawa dalam cerita yang dibawakan Naila sapaan akrabnya.

Sesekali senyum, tawa dan tepuk tangan terdengar disela-sela penampilan siswi kelas 5 SD tersebut.

Naila mengaku sempat gerogi karena baru pertama kali membawakan cerita legenda Dukuh Mlangi.

Untuk penampilannya ini, Naila mengatakan latihan satu minggu untuk menguasainya, dari pendalaman kisah hingga ekspresi.

Pembimbing yang juga guru Naila di SDN Tersono, Wuri Handayani mengatakan bahwa cerita legenda Dukuh Mlangi yang dibawakan Naila merupakan legenda asli yang berasal dari cerita para sesepuh Dukuh Mlangi.

"Cerita Legenda ini diambil dari arsip Dukuh Mlangi yang ada di Balai Desa, kisahnya itu berasal daru cerita para sesepuh," terangnya.

Ia memilihkan cerita ini untuk Naila karena ingin memperkenalkan cerita legenda asal Dukuh Mlangi, dimana dukuh ini berada di desa terpencil di Kabupaten Batang.

Melihat penampilan Naila yang percaya diri, dan bisa membawakannya dengan baik Wuri optimis Naila bisa menjadi pemenang dalam lomba.

"Naila sudah berusaha dengan baik, penampilannya bagus percaya diri dan bisa membawa suasana seolah berada dalam cerita tersebut, optimis Inshaallah mudah-mudahan menang. Besar harapan bisa diikutkan ditingkat Provinsi" tuturnya.

Ia juga mengatakan sebelumnya Naila sudah pernah menjuarai lomba bercerita dan menang juara 2 di tingkat Kecamatan, dan masuk dalam 7 besar tingkat provinsi.(*)

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved