Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pinjam Motor Tetangga Tanpa Izin 2 Hari, Hal Mengerikan Dialami Pria Ini

Gara-gara meminjam sepeda motor selama dua hari tanpa seizin pemilik, warga Desa Dadap Ayam Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang harus tewas dianiaya.

Tayang:
Penulis: ponco wiyono | Editor: Catur waskito Edy
ponco wiyono

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Gara-gara meminjam sepeda motor selama dua hari tanpa seizin pemilik, warga Desa Dadap Ayam Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang harus tewas dianiaya.

Nanda Suswantoro, demikian nama korban, meregang nyawa setelah kepalanya dipukul menggunakan benda tumpul dan tusukan pisau oleh sepasang ayah dan anak bernama Trimo dan Wiwid di sebuah bengkel Desa Setugel, Suruh pada Selasa (3/4/2018) petang.

Menurut keterangan pemilik bengkel bernama Solahuddin

Awal mula kejadian tersebut adalah saat ia dan korban sedang mengecat bodi mobil

Tiba-tiba kedua pelaku datang dan memukulkan as shock breaker ke arah kepala korban sebanyak empat kali.

"Ayah pelaku juga kemudian menusuk dada dan bahu korban kemudian keduanya langsung pergi menggunakan sepeda motor," kata Solahudin, Selasa (4/4/2018).

Korban lalu disebut saksi sempat berjalan terhuyung-huyung sepanjang enam meter.

Tak lama kemudian, Nanda tewas dengan luka-luka di tubuh bagian atas.

Mendengar informasi tersebut, petugas dari Sat Reskrim Polres Semarang langsung meluncur ke TKP.

Dari penyelidikan awal, diketahui jika kedua pelaku murka karena korban yang sebenarnya merupakan kawan dekat sekaligus tetangga korban

Korban dianggap secara lancang meminjam sepeda motor tanpa izin.

Korban disebut pelaku telah membawa sepeda motornya selama tiga hari sehingga pelaku jengkel karena tidak bisa berangkat kerja.

"Pelaku Wiwid kemudian mengajak bapaknya untuk mencari korban sampai akhirnya ketemu dan terjadilah peristiwa itu,"terang Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Yusi Andi.

Kedua pelaku sampai saat ini masih dalam pengejaran polisi, sementara jasad korban saat ini dibawa ker RS Bhayangkara Kota Semarang untuk diotopsi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved