Breaking News:

BREAKING NEWS, Gugatan Anin Ditolak Hakim PTUN Semarang, Sang Ayah Kecewa

Gugatan Suwondo, ayah Anindya, siswa SMAN 1 Semarang yang dikeluarkan dari sekolahnya, ditolak oleh Majelis Hakim PTUN

TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO/dok
FOTO DOKUMEN Gugatan Suwondo, ayah Anindya, siswa SMAN 1 Semarang yang dikeluarkan dari sekolahnya, ditolak oleh Majelis Hakim PTUN, Kamis (5/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gugatan Suwondo, ayah Anindya, siswa SMAN 1 Semarang yang dikeluarkan dari sekolahnya, ditolak oleh Majelis Hakim dalam sidang putusan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, Kamis (5/4/2018).

Dalam sidang tersebut, Indah hakim menolak gugatan Suwondo, karena beberapa alasan, seperti bukti dan keterangan dari saksi tergugat, adalah benar.

Dikatakan oleh Kuasa Hukum Kepala Sekolah SMAN 1 Semarang, dari Biro Hukum Setda Jateng, Iwanudin, bahwa hasil itu sesuai dengan apa yang jadi tujuannya.

Baca: Ini Update Sidang Gugatan Anin Siswi SMAN 1 Semarang yang Dikeluarkan

Baca: Kuasa Hukum Anin Heran Kenapa Kepsek SMAN 1 Bawa-bawa Kejati di Sidang

"Ya hasil tadi jelas membuktikan bahwa, selama ini tindakan dari Kepala Sekolah SMAN 1 Semarang sudah benar dan sesuai dengan aturan yang ada," katanya, Kamis (5/4/2018).

Ia juga menegaskan bahwa, selama ini tata tertib yang ada di SMAN 1 Semarang benar adanya dan sesuai dengan aturan yang ada.

"Jadi kita tahu, bahwa, seorang Kepala Sekolah bisa membuat tatib atas wewenangnya, dan untuk interen lingkungan sekolahnya, serta tidak perlu meminta persetujuan dari Kepala Dinas Pendidikan," bebernya.

Dengan begitu, lanjutnya, hasil sidang tersebut adalah sudah yang terbaik.

"Jika pihak sana ingin banding, ya kami siap saja," katanya singkat.

Disisi lain, dikatakan oleh ayah Anin, Suwondo, bahwa pihaknya mengaku kecewa dengan keputusan hakim. Ia menilai, bahwa hal itu tidaklah adil untuk putrinya itu.

"Kecewa pasti, karena anak kami masih belum mendapatkan apa yang jadi haknya," ungkapnya.

Sementara itu, dijelaskan oleh Kuasa Hukum Suwondo, Aris Septiono, dari Advokasi Peduli Pendidikan Anak Bangsa, bahwa untuk banding, pihaknya masih akan membicarakan hal itu bersama tim. Meski begitu, ia tetap merasa kecewa dengan hasil putusan sidang tersebut.

"Jelas kami kecewa, terhadap pertimbangan dan putusan hakim, yang hanya mempertimbangkan bukti dari tergugat dan tidak mempertimbangkan bukti dari penggugat," jelasnya. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved