Liga 1

Liluk Anggap Beda Bahasa dengan Vincenzo Bukan Kendala PSIS untuk Maju

"Mestinya ada kendala. Tapi bahasa bola itukan universal, pakai bahasa tubuh saja bisa. Mestinya itu bukan persoalan,"

Liluk Anggap Beda Bahasa dengan Vincenzo Bukan Kendala PSIS untuk Maju
tribunjateng/franciskus ariel setiaputra
Latihan PSIS Semarang di Lapangan Terang Bangsa, Kamis (5/4/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah pemain PSIS memang mengalami kendala bahasa dengan pelatih Vincenzo Alberto Annese, pelatih asal Italia.

Hampir dua pekan bersama pelatih baru, General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto akui masih ada kendala hal tersebut.

Kendati demikian, ia menyebut bahasa bukan masalah utama, apalagi saat pemain mendapat arahan dari Vincenzo dalam pertandingan maupun latihan.

"Mestinya ada kendala. Tapi bahasa bola itukan universal, pakai bahasa tubuh saja bisa. Mestinya itu bukan persoalan," kata Liluk, Kamis (5/4/2018).

"Mungkin dalam percakapan sehari-hari, lebih sulit komunikasinya," kata Liluk.

Kalaupun pemain dan pelatih kesulitan, Liluk menyebut, manajemen sudah menunjuk asisten pelatih Ahmad Soffiyanto dan media officer Muhammad Prianto untuk membantu pemain sebagai perantara bahasa.

Sebelumnya, PSIS sebenarnya sempat menunjuk mantan pemainnya, Julio Alcorse sebagai penerjemah. Karena yang bersangkutan fasih bahasa Italia dan Inggris.

Namun Vincenzo menolak, dan menyebut ia lebih senang jika berbicara langsung dengan pemainnya, dan bersedia belajar bahasa Indonesia.

"Saya rasa tidak begitu signifikan kendalanya sejauh ini," tandas Liluk. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved