Breaking News:

Menelusuri Masa Kecil Bakri, Penghulu Anti-Gratifikasi Yang Raih Penghargaan Menteri Agama

Gratifikasi barangkali memang sudah menjadi budaya yang jamak dilakukan masyarakat berbagai lapisan.

Penghulu KUA Kecamatan Trucuk, Klaten, Jawa Tengah, Abdurrahman Muhammad Bakri (35).(KOMPAS.com/Labib Zamani) 

TRIBUNJATENG.COM -  Gratifikasi barangkali memang sudah menjadi budaya yang jamak dilakukan masyarakat berbagai lapisan.

Tetapi, hal itu tak berlaku bagi Abdurrahman Muhammad Bakri (35), seorang penghulu muda yang rajin melaporkan gratifikasi dari warga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karena integritasnya, Bakri, sapaannya, pada Senin (2/4) lalu, di Jakarta, menerima penghargaan dari Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, untuk kategori Aparatur Sipil Negara Berintegritas.

"Kemarin (Senin-Red) saya dipanggil Pak Menteri (Agama-Red) ke Jakarta untuk menerima penghargaan," kata Bakri, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/4).

Bagi warga Perumahan Kalikotes Baru No. 137 Klaten itu, penghargaan tersebut sebagai motivasi bagi dirinya untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Penghargaan yang ia terima berupa piagam dan vandel.

"Satu minggu lalu saya menerima undangan dari Pak Menteri. Kemarin saya berangkat ke sana (Jakarta-Red) didampingi Pak Masmin Afif (Kepala Kantor Kemenag Klaten-Red)," ungkap alumnus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Surakarta (sekarang IAIN Surakarta) itu.

Selama ini, Bakri bekerja di lingkungan Kemenag Klaten sebagai penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Trucuk, Klaten.

Saat bekerja melayani warga, Bakri selalu berpegang teguh pada Permenag No. 24/2014 tentang Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas Biaya Nikah dan Rujuk di Luar KUA Kecamatan yang ditandatangani Menag pada 13 Agustus 2014.

Peraturan itu menyebutkan bahwa menikah itu gratis. Tetapi, pencatatan nikah di luar KUA akan dikenai biaya Rp 600.000.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved