Breaking News:

Kabar Pahlawan Devisa

Pagi masih Telepon, Siangnya Purtiyem TKW Ungaran Dikabarkan Meninggal di Arab Saudi

Pagi masih Telepon, Siangnya Purtiyem TKW Ungaran Dikabarkan Meninggal di Arab Saudi. Keluarga berharap jenazah dipulangkan

Penulis: amanda rizqyana | Editor: iswidodo
tribunjateng/amanda
Keluarga Purtiyem (49) di Dusun Randusari Desa Glawan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Purtiyem TKW kerja di Arab Saudi dikabarkan meninggal dunia akibat penyakit lambung. 

Keberangkatan Purtiyem melalui PJTKI Markoria Putra yang kabarnya perusahaan tersebut telah tutup sejak lama.

Sejak berangkat ke Arab Saudi, Purtiyem rutin pulang ke kampung halaman dan berangkat lagi untuk bekerja.

Purtiyem terakhir kali berangkat tahun 2006 dan rencananya tahun 2018 ini akan pulang setelah 12 tahun tidak kembali ke tanah air.

Namun rencana tersebut gagal.

Jumadi berharap ia dapat memulangkan jenazah Purtiyem dan tidak mengeluarkan dana untuk menanggung kepulangan jenazah.

"Karena kalau keluarga harus menanggung biaya pemulangan, kami tidak mampu," ujar Jumadi.

Sementara itu, Sekretaris Desa Glawan, Nur Kholis didampingi Kepala Dusun Randusari, Sumardi, begitu mendengar kabar meninggalnya Purtiyem di Arab Saudi, segera mendatangi kediaman keluarga.

Pemerintah Desa Glawan akan membantu menyiapkan berkas persyaratan untuk kelengkapan pemulangan jenazah Purtiyem.

"Berkas yang harus disiapkan atau kelengkapan berkas bersyaratan telah kami bantu mengurusnya dan sejumlah berkas telah ditandatangani Kepala Desa Glawan dan Camat Pabelan," kata Nur Kholis.

Nur Kholis menambahkan, permintaan Jumadi ialah dapat memulangkan jenazah Purtiyem dan berharap keluarga dapat memperjuangkan hak Purtiyem. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved