Kasus Perampokan

Saat Supriyanti Dirampok di Dalam Mobil, Yanto Lagi di Mana?

Karyawan pabrik briket di Desa Kembang, Kecamatan Ampel itu baru saja menjadi korban perampokan, Kamis (5/4/2018)

tribunjateng/humas polres boyolali
OLAH TKP - Polres Boyolali melakukan olah TKP di toko beralamat di jalan Pandanaran 405 Boyolali, Kamis (5/4/2018). Tadi siang nasabah bank BCA jadi korban perampokan saat di depan toko ini. 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Terjadi perampokan atau perampasan terhadap nasabah bank di Boyolali, uang Rp 198 juta raib digondol pelaku, Kamis 5 April 2018 siang.

Supriyanti, sudah sekuat tenaga mempertahankan tas yang dia bawa. Namun apa daya, tenaganya kalah kuat dibanding laki-laki yang merebut tas berisi uang tunai ratusan juta rupiah yang baru saja dia ambil dari Bank BCA cabang Boyolali.

Karyawan pabrik briket di Desa Kembang, Kecamatan Ampel itu baru saja menjadi korban perampokan atau perampasan di depan Terminal Bus Sunggingan Boyolali. Peristiwanya terjadi sekira pukul 12.40 WIB.

Baca: KRONOLOGI Perampokan Nasabah Bank, Supriyanti Gagal Pertahankan Tas Berisi Rp 198 Juta

Baca: BREAKING NEWS, Nasabah Bank Terkapar di Jalan, Perampok Gondol Rp 198 Juta

Saat itu, Supriyanti bersama Yanto (35), baru selesai mengambil uang di Bank BCA Cabang Boyolali. Sebelum kembali ke pabrik, Yanto mampir dulu ke toko Alat Teknik dan Pertanian Pantes yang ada di jalan Boyolali-Semarang.

OLAH TKP - Polres Boyolali melakukan olah TKP di toko beralamat di jalan Pandanaran 405 Boyolali, Kamis (5/4/2018). Tadi siang nasabah bank BCA jadi korban perampokan saat di depan toko ini.
OLAH TKP - Polres Boyolali melakukan olah TKP di toko beralamat di jalan Pandanaran 405 Boyolali, Kamis (5/4/2018). Tadi siang nasabah bank BCA jadi korban perampokan saat di depan toko ini. (tribunjateng/humas polres boyolali)

Sesampainya di depan toko, Yanto langsung turun dari mobil Toyota Avanza AD 8797 AM untuk membeli sejumlah alat.

Supriyanti pun tetap berada di dalam mobil dan mendekap tas ransel berwarna cokelat penuh uang itu.

Yanto, mengaku tak tahu saat terjadi perampasan itu.

Sebab saat kejadian itu, dia tengah menghadap ke arah toko.

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved