Pilgub Jateng

Ida Fauziyah Blusukan di Pasar Kaliwungu, Pedagang Sampaikan Keluhan Begini

Ida Fauziyah Blusukan di Pasar Kaliwungu, Pedagang Sampaikan Keluhan Begini, Minggu (8/4)

Ida Fauziyah Blusukan di Pasar Kaliwungu, Pedagang Sampaikan Keluhan Begini
TRIBUNJATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Ida Fauziyah Blusukan di Pasar Kaliwungu, Pedagang Sampaikan Keluhan Begini, Minggu (8/4) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Ida Fauziyah prihatin dengan nasib pasar pagi Kaliwungu pasca kebakaran melanda pasar tersebut.

Kebakaran yang melanda pasar tersebut pada 19 Agustus 2017 telah menghanguskan separuh dari pasar yang menjadi pusat perdagangan warga Kaliwungu.

Akibatnya sekitar 346 Kios pasar pagi Kaliwungu terbakar.

Saat ini kondisi kios yang terbakar belum dibangun. Puing-puing sisa kebakaran serta sampah menjadi satu membuat wajah pasar pagi Kaliwungu menjadi kumuh.

Ida Fauziyah Blusukan di Pasar Kaliwungu, Pedagang Sampaikan Keluhan Begini
Ida Fauziyah Blusukan di Pasar Kaliwungu, Pedagang Sampaikan Keluhan Begini (tribunjateng/dhian adi putranto)

Pedagang yang kiosnya terbakar pun juga harus mengungsi ke kios darurat agar dapat menyambung usahanya, seperti halnya dengan Muzairoh.

Ia berharap pasar Kaliwungu segera dibangun kembali agar aktifitas perekonomian menjadi lancar kembali.

"Pasar kan pusat perekonomian rakyat terutama rakyat kecil. Perputaran roda perekonomian di Pasar Kaliwungu sangatlah cepat. Namun karena terbakar menjadi tersendat," terangnya, Minggu (8/4)

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban pedagang pasar pagi Kaliwungu, Mas'ud mengatakan akibat dari kebakaran itu omzet pedangang anjlok 30%.

"Ya berharap pasar segera dibangun agar dapat berjalan lagi roda perekonomian pedagang," paparnya.

Ida Fauziyah yang juga mantan ketua umum Fatayat NU mendengar keluhan dari para pedangang.

Ida menyampaikan bahwa sebagian besar pedagang meminta agar segera dibangun kembali pasar Kaliwungu agar roda perekonomian berjalan lancar.

"Pasar Kaliwungu merupakan nyawa masyarakat Kendal terutama masyarakat Kaliwungu. Apalagi kondisi puing-puing kebakaran yang dibiarkan seperti ini membuat trauma sendiri bagi para pedagang," ujarnya

Ia pun akan menyampaikan aspirasi para pedagang itu kepada para Anggota DPRD Kabupaten Kendal dan DPRD Provinsi Jateng. Namun apabila dari APBD Kendal tidak cukup mampu maka pihak provinsi dapat ikut mendorong pembangunan pasar Kaliwungu.

"Yang terpenting, dibersihkan dahulu puing-puing dan sampahnya," terangnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved