Pilgub Jateng

Jika Dangdut Timbulkan Kerusuhan, Bupati Marzuqi Sarankan Pentas Musik Tradisional

Bupati Jepara Achmad Marzuqi angkat bicara akibat hilangnya nyawa seseorang seusai menonton orkes dangdut.

Jika Dangdut Timbulkan Kerusuhan, Bupati Marzuqi Sarankan Pentas Musik Tradisional
TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI
Bupati Jepara Achmad Marzuqi angkat bicara akibat hilangnya nyawa seseorang seusai menonton orkes dangdut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Bupati Jepara Achmad Marzuqi angkat bicara akibat hilangnya nyawa seseorang seusai menonton orkes dangdut.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Jepara, lebih baik menggelar pentas musik tradisional, misalnya karawitan, ketimbang musik dangdut yang rawan atas kerusuhan.

Selain itu alternatif lain yaitu musik yang jauh dari risiko kerusuhan, balasyik atau hadroh contohnya.

Dia berujar, mendekati Pemilihan Gubernur jangan sampai ada iklim yang kurang kondusif dalam menyongsong pesta demokrasi.

"Apalagi menjelang Pilkada. Jangan sampai ada iklim yang kurang kondusif. Kalau diterus-teruskan, bisa jadi banyak korban hak pilih masyarakat bisa berkurang," kata Marzuqi, Senin (9/4/2018).

Sementara, Polres Jepara sampai saat ini masih selektif dalam menerbitkan izin pementasan dangdut. Hal itu ditanggapi positif oleh Marzuqi. Pasalnya, izin yang menjadi kewenangan kepolisian dinilai harus lebih selektif, demi menghindari hal-hal tang tidak diinginkan.

"Kemarin sampai ada yang meninggal, tentu ini jangan sampai terulang lagi. Kalau seperti ini terjadi sampai pada Pilkada kan jadi tidak kondusif," kata Marzuqi.

Dia berharap, agar kaum muda yang rawan atas kericuhan saat pementasan dangdut mampu mengendalikan emosi. Sedangkan, katanya, pemicu dari kericuhan tersebut jika ditengarai oleh miras tentu harus ada pengawasan yang lebih ketat.

"Kita sudah punya Perda yang mengatur miras sampai nol persen (alkohol)," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved