Breaking News:

Ribuan Warga Berebut Gunungan di Kirab Rajaban Astana Kuntul Nglayang Kendal

Warga berebut gunungan dalam rangka peringatan kirab Rajaban Astana Kuntul Nglayang pada Senin (9/4) sore.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Warga berebut gunungan dalam acara kirab Rajaban Astana Kuntul Nglayang pada Senin (9/4) sore tepatnya di sekitar 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ribuan warga dari dDusun Protokulon Desa Protomulyo Kaliwungu Selatan berebut sayur-ayuran yang disusun pada gunungan dalam rangka peringatan kirab Rajaban Astana Kuntul Nglayang pada Senin (9/4) sore.

Tepatnya di sekitar makam pangeran Juminah di dusun Protokulon.

Tak mengenal muda dan tua, ribuan warga dusun Protokulon langsung menyerbu gunungan itu setelah diberikan aba-aba dari panitia Tiga gunungan yang berisi sayur sayuran serta makanan ringan yang telah oleh panitia ludes tak tersisa.

Seperi halnya dengan Tri Hartini. Usia yang tak lagi muda namun semangat untuk berebutan gunungan sayur dalam kirab tersebut sangatlah tinggi. Namun sayang dirinya hanya memperoleh sebuah jeruk saja.

"Ya harapannya gunungan ini dapat memberikan barokah dan melancarkan rezeki," ujarnya

Sementara itu ketua panitia kirab tersebut, Prabowo mengatakan perayaan Rajaban tersebut dilaksanakan di sekitar makam Pangeran Juminah dengan tujuan untuk mengenang jasa pangeran Juminah yang telah membangun daerah Kaliwungu dan ikut serta dalam penyebaran agama Islam.

"Tradisi denhan sentuhan religius ini dilaksanakan dengan melibatkan generasi muda dengan tujuan anak muda tetap mencintai adat dan budayanya serta tak mudah terpengaruh dengan hal hal negatif," papar Prabowo.

Dalam acara itu juga dihadiri oleh anggota Komisi VI DPR RI, Alamuddin Dimyati. Ia menghimbau agar masyarakat tetap mempertahankan dan menyebar luaskan budaya di tiap daerah.

Tentunya pemerintah daerah tak boleh tinggal diam dengan budaya-budaya di daerahnya. Perlu dukungan dari pemerintah daerah agar budaya tersebut menjadi lestari dan semakin besar.

"Khasanah budaya di Indonesia sangatlah banyak, tak hanya di Kaliwungu saja namun daerah lainya juga ada yang perlu dikembangkan," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved