Breaking News:

Jembatan Darurat Dibangun Setelah Jembatan di Dusun Jatigowok, Kendal, Ambrol Diterjang Banjir

Warga juga pernah meminta agar pemerintah daerah bisa membuatkan jembatan permanen dengan pondasi yang kuat

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muslimah
Istimewa
Warga dan BPBD membangun jembatan darurat di dusun jatigowok setelah jembatan permanen ambrol diterjang banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Jembatan Ngipik yang merupakan jembatan satu-satunya penghubung RT 5 RW 3 dusun Jatigowok di Desa Kedungsari, Ringinarum dengan wilayah lain ambrol pada Minggu (8/4/2018).

Ambrolnya jembatan tersebut diakibatkan oleh terjangan arus kuat sungai Sungang yang melintas di dusun itu. Akibatnya aktivitas warga dusun tersebut menjadi terganggu.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Kedungsari, Achmad Supriyanto mengatakan pihaknya bersama dengan BPBD Kendal membangun jembatan darurat di lokasi yang sama agar aktifitas berjalan normal.

"Jembatan darurat yang dibangun menggunakan kayu dan bambu. Tujuannya agar masyarakat dapat beraktivitas normal kembali selagi akan dibangun jembatan yang baru," ujarnya Selasa (10/4)

Ia menyebutkan bahwa ada 178 jiwa yang menetap di dusun itu dan apabila tidak segera dibangun jembatan darurat maka mereka harus menyebrang sungai untuk melintasi daerah lain.

"Jembatan Ngipik dulu dibuat dari cor. Namun karena hujan deras membuat sungai Sungang menjadi banjir bandang. Tak tahan menahan kuat arus banjir akhirnya pondasi jembatan jadi ambrol," katanya

Ia juga menyebutkan tanah disekitar lokasi jembatan itu sangatlah labil. Warga juga pernah meminta agar pemerintah daerah bisa membuatkan jembatan permanen dengan pondasi yang kuat dan kokoh.

Sementara itu Ketua Pelaksana BPBD Kendal, Sigit purnomo menjelaskan ambrolnya jembatan itu terjadi sekitar pukul 17.33 akibat banjir bandang arus sungai Sungang.

"Kami menerima informasi itu sekitar pukul 18.00 Segera pada malam itu juga kami berserta anggota TNI, kepolisian dan PIhak kecamatan serta desa langsung membangun jembatan darurat. Soalnya ini meruoakan akses satu satunya warga dusun Jatigowok." pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved