Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang Deportasi Puluhan WNA

Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang sudah mendeportasi 24 WNA tanpa pro justisia pada 2017 dan 6 WNA

Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang Deportasi Puluhan WNA
tribunjateng/budi susanto
KEIMIGRASIAN - Ramli HS Kadiv Keimigrasian Kemenkumham Jateng saat ditemui Tribunjateng.com di Hotel Horison Kota Pekalongan, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) di Kabupaten Pekalongan bertujuan guna mengawasi kegiatan orang asing yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Dikatakan Ramli HS Kadiv Keimigrasian Kemenkumham Jateng sebaran keberadaan orang asing di wilayah Jateng sangat luas dan untuk mengawasi perlu adanya sinergitas.

"Karena di Jateng hanya ada 6 kantor imigrasi dan satu rumah ditensi imigrasi, sedangkan sebaran orang asing di Jateng sangat luas dan dari 35 kabupaten kota di Jateng Kabupaten Pekalongan menjadi satu di antara konsentrasi pengawasan kami," ujarnya, Selasa (10/4/2018).

Dengan adanya Tim Pora diharapkan bisa mengawasi kegiatan orang asing yang ada di kecamatan terutama orang asing yang melanggar peraturan keimigrasian.

"Kami sudah membentuk Tim Pora di 7 Kabupaten wilayah hukum Kantor Imigrasi Kelas II, dan hasilnya pada 2017 sudah menindak 6 pelanggar keimigrasian, dan satu warga negara Indonesia yang melindungi orang asing ilegal," paparanya.

Lebih lanjut Ramli menerangkan dalam kurun waktu satu tahun Kantor Imigrasi Kelas II sudah mendeportasi 24 warga negara asing (WNA).

"Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang sudah mendeportasi 24 WNA tanpa pro justisia pada 2017 dan 6 WNA dengan proses pro justisia sedangkan awal 2018 telah melakukan deportasi 1 WNA," imbuhnya.

Dengan beberapa kasus yang sudah diselesaikan oleh Kantor Keimigrasian Kelas II, dituturkan Ramli pihaknya sangat serius mengawasi kegiatan orang asing.

"Kami mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan Ham dengan penyelesaian kasus pro justisia terbanyak untuk tingkat kantor imigrasi kelas II seluruh Indonesia," timpalnya.

Ia menghimbau, jika masyarakat mengetahui adanya kegiatan orang asing bisa langsung dilaporkan ke Tim Pora.

"Akan kami lakukan pemeriksaan langsung jika ada kegiatan orang asing yang ada di wilayah hukum Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang," titir Ramli. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved