Persentase Transaksi Nontunai BRT Trans Semarang Masih Sangat Rendah

Dari data Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, persentase transaksi nontunai tidak sampai satu persen dari total transaksi selama satu tahun.

Persentase Transaksi Nontunai BRT Trans Semarang Masih Sangat Rendah
ISTIMEWA
Pada jendela kaca kanan dan kiri BRT Trans Semarang yang diremajakan tersemat tulisan atau tagline berwarna putih #BERGERAKBERSAMA dan #SEMARANGSEKARANG. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Transaksi nontunai pembayaran tiket Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang masih sangat rendah.

Dari data Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, persentase transaksi nontunai tidak sampai satu persen dari total transaksi selama satu tahun.

Plt Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan menuturkan, pada 2016 lalu, transaksi nontunai di angka 0,81 persen atau senilai Rp 126,225 juta dari total transaksi Rp 22,227 miliar.

"Pada 2017, persentasenya bertambah menjadi 0,83 persen atau Rp 184,829 juta dari total transaksi Rp 22,314 miliar," kata Ade, Selasa (10/4/2018).

Sedangkan pada 2018 ini dari Januari sampai Maret, dari data BLU Trans Semarang diketahui jumlah penumpang yang membayar tiket secara nontunai 16.176 orang dari total penumpang 2.401.236 orang.

"Adapun nilai transaksi nontunai sebesar Rp 39,854 juta, dari total Rp 6,296 miliar, atau 0,63 persen," ujarnya. (*l)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved