Catur Mengira Peluru Mortir Adalah Batu, Ternyata Beratnya Sampai Segini
Sebuah peluru mortir ditemukan di Jalan Unta Raya, Pandan Lamper, Gayamsari, Semarang
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebuah peluru mortir ditemukan di Jalan Unta Raya, Pandan Lamper, Gayamsari, Semarang, pada Kamis (12/4/2018) sekitar pukul 17.50 WIB oleh warga sekitar.
Satu di antara warga yang melihat keberadaan peluru mortir itu ialah Catur Wahyudi (28).
Saat itu, Catur diketahui sedang nongkrong sekaligus melihat proses pembongkaran rumah-rumah untuk proyek normalisasi BKT.
Awalnya ia mengira bahwa peluru mortir tersebut adalah sebuah batu yang besar.
Karena curiga, Catur pun memeriksa dan mengangkat peluru mortir yang dikira sebagai batu.
"Saya temukan di sebrang kali kecil. Saya angkat dengan dibantu seorang teman. Saat saya bersihkan, ada runcing-runcingnya. Ternyata sebuah peluru mortir," kata Catur, warga sekitar saat ditemui Tribunjateng.com, Kamis (12/4/2018).
Mengetahui hal tersebut, ia pun bersama warga lainnya mencoba untuk mengukur berat dari peluru mortir tersebut.
Rasa keingintahuan Catur muncul karena sesuatu yang diangkatnya tadi terasa sangat berat.
"Ternyata beratnya kurang lebih 50 kg. Kalo panjangnya sekitar 40 cm. Untuk diameter kira-kira 10 - 15 cm," terangnya.
Atas temuannya itu, ia langsung melapor petugas polisi terdekat yakni jajaran Polsek Gayamsari.
Dalam hal ini, Kapolsek Gayamsari Kompol Wahyuni Sri Lestari pun turut mendatangi lokasi temuan peluru mortir tersebut pada pukul 19.00 WIB
Ia bersama jajarannya membuat garis polisi agar memberi tanda kepada warga untuk menjaga jarak.
Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya kemungkinan peluru mortir tersebu masih aktif.
"Kami masih kordinasi dengan Tim Gegana Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Jateng. Kemungkinan aktif ada," kata Kompol Wahyuni sepintas.
Sementara itu, Tim Gegana Jibom datang ke TKP pada pukul 21.10 WIB.
Adapun tujuh personel Gegana Jibom turun untuk mengamankan peluru mortir tersebut.
Selama sekitar 30 menit akhirnya Tim Gegana berhasil mengevakuasi peluru mortir tersebut dan dibawa ke markas Satbrimob Polda Jateng.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peluru-mortir_20180412_213100.jpg)