Satpol PP Kendal Gencar Razia Miras, Pelaku Diajukan ke Pengadilan

Satpol PP Kabupaten Kendal mengamankan ratusan botol miras dalam operasi miras yang mereka gelar pada Kamis (12/4) sore dan malam.

Satpol PP Kendal Gencar Razia Miras, Pelaku Diajukan ke Pengadilan
tribunjateng/dhian adi putranto
Satpol PP Kabupaten Kendal mengamankan ratusan botol miras dalam operasi miras yang mereka gelar pada Kamis (12/4) sore dan malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Satpol PP Kabupaten Kendal mengamankan ratusan botol miras dalam operasi miras yang mereka gelar pada Kamis (12/4) sore dan malam.

Operasi itu digelar di tiga kecamatan yakni Pegandon, Gemuh dan Cepiring.

Hasil Operasi itu, setidaknya Satpol PP mengamankan 285 botol miras dari 5 pedagang miras.

Kasatpoldamkar Kendal, Subarso mengatakan selain mengoperasi, Satpol PP juga menindak tegas para penjual miras tersebut dengan membawa perkara ke meja hijau.

Langkah tegas ini merupakan upaya agar penegakan Perda Kabupaten Kendal Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Minuman Keras serta membuat para penjual miras menjadi jera dan tidak menjual lagi miras.

"Hal ini bentuk komitmen menjadikan kabupaten Kendal bebas miras," ujarnya saat dikonfimasi pada Jumat (13/4).

Ia mengatakan pihaknya saat ini gencar mengoperasi miras di Kendal. Terlebih saat ini sudah banyak korban akibat miras oplosan. Bahkan kejadian dibeberapa kota lain mendorong Satpol PP untuk makin gencar mengoperasi miras.

"Dengan Operasi ini dapat memutus mata rantai peredararan miras di Kabupaten Kendal," terangnya

Kasie Pengendalian Operasi Satpol PP, Moh Fatkhurahman mengatakan pada hari ini juga tengah berlansung persidangan atas kasus penjualan miras yang merupakan hasil operasi di Boja beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya langkah membawa kasus penjualan miras ke dalam persidangan untuk menekan peredaran miras di Kendal.

"Tadi dalam persidangan telah ditetapkan bahwa penjual miras mendapatkan sanksi denda yang besarnya mencapai 8 juta rupiah. Harapannya tak hanya penjual miras yang kepergok saat operasi, namun penjual miras yang lain juga ikut jera," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved