Airport Corner

Bambang Haryo Minta Angkasa Pura Jangan Tambah Tanaman Mangrove Dekat Bandara

Politisi Gerindra Bambang Haryo Soekartono meminta PT Angkasa Pura I tidak menambah penanaman Mangrove di Terminal Bandara

Bambang Haryo Minta Angkasa Pura Jangan Tambah Tanaman Mangrove Dekat Bandara
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Politisi Gerindra Bambang Haryo Soekartono meminta PT Angkasa Pura I tidak menambah penanaman Mangrove di Terminal Bandara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Politisi Gerindra Bambang Haryo Soekartono meminta PT Angkasa Pura I tidak menambah penanaman Mangrove di Terminal Bandara Baru Ahmad Yani Semarang.

Haryo keberatan adanya penambahan penanaman mangrove sebanyak 24 ribu pohon.
Menurutnya mangrove merupakan habitat bagi burung yang membahayakan penerbangan.

"Nanti adanya mangrove maka banyak ikan di situ. Tentunya predator ikan yakni sekelompok burung bertubuh besar yaitu blekok, elang, ini bisa membahayakan penerbangan," tutur, Anggota DPR RI Komisi V saat kunjungan di Bandara Ahmad Yani Semarang, Minggu (15/4/2018).

Dia mengatakan telah banyak ratusan maskapai penerbangan yang batal karena terbentur burung.

Adanya benturan dengan burung tersebut bisa mengakibatkan kaca depan maupun mesin pesawat rusak.

"Mesin bisa rusak bila ada sekolompok burung yang terbang masuk ke dalam mesin pesawat. Jika masuk ke mesin turbin bisa terpengaruh dan pasti akan mendarat balik ke bandara lagi," terang Haryo.

Menurut Haryo, PT Angkasa Pura I jangan menambah penanaman Mangrove di area bandara baru. Namun menurut aturan penerbangan tidak dibenarkan adanya Mangrove di area terminal bandara.

"Mangrove sebenarnya tidak boleh. Karena jika ada mangrove pasti ada predator yakni burung memburu makanan di area tersebut," kata dia.

Ia menuturkan dalam aturan penerbangan internasional penanaman buah juga dilarang di area bandara. Oleh karena itu bandara harus steril di darat maupun udara.

"Jadi ini yang saya sampaikan ke Otoritas Bandara untuk menekankan agar tidak menanam mangrove lagi. Karena dampaknya berbahaya bagi penerbangan," pungkasnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved