Menteri Agama dan Gus Mus Direncanakan Hadir pada Haul Mbah Wildan Kendal

Peringatan haul kedua KH M Wildan Abdulchamid akan diselenggarakan pada Jumat (20/4/2018), di Ponpes Raudlatul Muta’allimin Kendal

Menteri Agama dan Gus Mus Direncanakan Hadir pada Haul Mbah Wildan Kendal
istimewa
KH M Wildan Abdulchamid ketika mengajar di majelis taklim. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Peringatan haul kedua KH M Wildan Abdulchamid akan diselenggarakan pada Jumat (20/4/2018), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin Kabupaten Kendal.

Melalui siaran persnya ke Tribunjateng.com, Selasa (17/4/2018), momen ini sekaligus juga memperingati haul KH Abdulchamid (ayah KH Wildan) dan KH Achmad Abdulchamid (kakak sulung KH Wildan).

Dalam agenda haul tahun ini terdapat beberapa rangkaian acara antara lain, khataman Alquran pada Kamis (19/2/2018) dan tahlil umum di makam Grabag, Kendal pada Jumat (20/4/2018) sore.

Adapun puncak acaranya adalah pengajian umum yang akan diselenggarakan di halaman Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, di sepanjang Jalan Habiproyo Nomor 19 Kendal.

Gelaran acara haul kali ini menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Menteri Agama RI  Lukman Hakim Saifuddin, KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, dan Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj.

Rencananya, tamu undangan yang akan hadir di antaranya Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh, Ketua PWNU Jawa Tengah DR Abu Hafsin, Rektor UIN Walisongo Semarang Prof DR H Muhibbin.

Kemudian Ketua MUI Jawa Tengah DR A Darodji, KH Dimyati Rois, mantan Gubernur Jawa Tengah Ali Mufidz, M.PA dan Bupati Kendal dr Mirna Annisa.

Selama hidupnya, selain mengasuh pesantren, KH Wildan juga dikenal aktif dalam mengajar majelis pengajian di antaranya mengajar Kitab Bulughul Marom, Kitab Ihya Ulumudin, Kitab Fathul Wahhab dan Tajridus Shorih, dan pengajian rutin ramadan tiap tahun di Masjid Agung Kendal.

Selain itu, juga mengasuh pengajian untuk ibu-ibu tiap Jumat usai salat subuh dan pengajian remaja putri pada Minggu pagi di kediamannya.

Kiai Wildan dikenal aktif berkhidmat dalam beberapa organisasi kemasyarakatan, antara lain Syuriah PWNU Jawa Tengah, Mustasyar PWNU Jateng, Ketua MUI Jateng, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kendal, Ketua ICMI Kendal dan menjadi Ketua Takmir Masjid Agung Kendal sampai wafat.

Hasil karya beliau yang diwariskan untuk dipelajari saat ini adalah terjemahan kitab manaqib Syekh Abdulqodir Jailani, dengan diberi nama La-aliul Asani fi Tarjamati Lujainiddani.(*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved