Kasus Asusila

Dian Puspitasari: Penyebar Video Erotis di Jepara Bisa Dikenai Pasal Pornografi

Direktur LRC-KJHAM Dian Puspitasari menyebut Penyebar Video Erotis di Jepara Bisa Dikenai Pasal Pornografi

Dian Puspitasari: Penyebar Video Erotis di Jepara Bisa Dikenai Pasal Pornografi
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Tiga penari saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Jepara, Selasa (17/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC-KJHAM) mengomentari beberapa hal terkait video viral yang memuat tarian erotis di Pantai Kartini Jepara, Sabtu (14/4/2018) lalu.

Direktur LRC-KJHAM Dian Puspitasari menyebut, Undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi sebenarnya tak hanya melibatkan tujuh tersangka saja, melainkan pihak yang menyebarkan video juga

Sebab menurutnya, hal itu termuat dalam pasal 4 ayat 1 bahwa pihak yang memperbanyak atau menyebarluaskan akan dijerat pula UU No. 4 tentang Pornografi Tahun 2008.

"Tentang pornografi memang bisa dikenakan, tetapi bukan hanya kepada satu pihak, tetapi juga pihak yang menyebarkan," kata Dian saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (18/4/2018).

Dalam hal ini, Ia juga heran terhadap pihak penyelenggara yang diketahui merupakan warga asli Jepara.

Padahal, kata Dian, semestinya orang lokal paham betul kondisi sosial masyarakat di Jepara yang terkenal akan religiusnya.

"Apakah panitia baru sekali menyelenggarakan acara ini? Ini yang membuat saya heran," lanjutnya. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved