Penemuan Mayat

Ditemukan Mayat Bayi sudah Hancur di Sungai Domiri

Mayat bayi itu ditemukan dalam kondisi tidak utuh di sungai Domiri Desa Kemiri Kecamatan Kaloran Temanggung, Rabu (18/4/2018) malam.

Ditemukan Mayat Bayi sudah Hancur di Sungai Domiri
tribunjateng/humas polres temanggung
Mayat bayi itu ditemukan dalam kondisi tidak utuh di sungai Domiri Desa Kemiri Kecamatan Kaloran Temanggung, Rabu (18/4/2018) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Warga Desa Kemiri Kecamatan Kaloran Temanggung digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi.

Mayat bayi itu ditemukan dalam kondisi tidak utuh di sungai Domiri Desa Kemiri Kecamatan Kaloran Temanggung, Rabu (18/4/2018) malam.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kapolsek Kaloran AKP Mashudi mengatakan, bayi ditemukan di sungai Domiri oleh masyarakat pada saat sedang memancing .

Bayi dalam keadaan hancur yang diduga terbawa aliran sungai dari dusun tempuran yang berada di hulu sungai tersebut.

Saat ini mayat bayi tersebut dibawa ke RSUD Temanggung untuk menjalani pemeriksaan.

"Pada saat ditemukan tubuh bayi sudah tidak utuh dimungkinkan akibat terantuk bebatuan yang ada di sungai sehingga hancur," katanya.

Mashudi menjelaskan, pertama kali mayat ditemukan oleh Yunaedi (51) warga Desa Kemiri Rt 03/ RW 6 Desa Kemiri , Kecamatan Kaloran yang petang itu sedang memancing ikan di sungai Domiri.

Yunaedi mengungkapkan bahwa ketika sampai di sekitar lokasi ia mencium bau yang menyengat, setelah diperiksa ternyata mayat bayi.

"Pada saat melintas saya mencium bau busuk, karena tidak nyaman saya cari, ternyata mayat bayi," katanya.

Hasil awal penyelidikan dari tim inavis polres dan puskesmas, disampaikannya di perkirakan usia bayi 10 hari. Dan guna penyelidikan lebih lanjut petugas masih mencari data di lapangan guna menyelidiki siapa orang tua bayi tersebut. (tribunjateng/humas polres temanggung)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved