Golkar Disebut Masih Berpeluang Jadi Partai Tiga Besar

Partai Golongan Karya (Golkar) disebut masih memiliki peluang untuk menjadi partai tiga besar Indonesia.

Golkar Disebut Masih Berpeluang Jadi Partai Tiga Besar
Tribun jateng/akbar hari mukti
Pemerhati Politik dan Media, Anhar Widodo (kiri), Sekretaris DPD Partai Golkar Solo, Bandung Joko (kedua dari kanan), dan Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu (kanan) di diskusi Menakar Partai Golkar di Tahun 2019, Solo, Kamis (19/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Partai Golongan Karya (Golkar) disebut masih memiliki peluang untuk menjadi partai tiga besar Indonesia.

Hal itu diperkuat dari hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas baru-baru ini.

Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, mengatakan, meski Golkar merupakan partai lama, partai ini memiliki struktur kuat dan matang.

Meski citra dan elektabilitas naik turun, ia menilai Golkar masih menjadi partai papan atas Indonesia.

"Hal itu karena Golkar punya semacam modal besar partai lama yang memiliki struktur kepengurusan yang kuat," ungkap Yohan dalam diskusi bertema 'Menakar Partai Golkar di Tahun 2019' yang digelar Komunitas Tenang Golkar di Solo, Kamis (19/4/2018).

Meski ditimpa sejumlah kasus, ia meyakini Golkar mampu menghadapi ujian-ujian politik itu.

Ia mencontohkan, tahun 2004, Golkar saat itu ketua umumnya, Akbar Tanjung, tersandung kasus Bulog. Menurutnya hanya 22 persen responden yang mengatakan citra Golkar itu baik.

Bahkan, Akbar Tanjung membuat Golkar menang pemilu 2004. Kemenangan itu disebutnya membuat elektabilitas Golkar ada di atas 50 persen.

Ia mengatakan, elektabilitas Golkar turun drastis dengan adanya konflik internal terkait dualisme kepemimpinan selama dua tahun, ditambah kasus Setya Novanto (Setnov) terkait e-KTP.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved