Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Kartini

Jumlah Pengunjung Museum Kartini Meningkat Drastis, Apa Saja Koleksinya?

Heny Ari Susanti, pemandu Museum Kartini Jepara mengatakan, saat hari biasa pengunjung hanya puluhan orang.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: iswidodo
tribunjateng/Rifqi Gozali
Museum Kartini yang terletak di sudut Alun-alun Kota Jepara ramai pengunjung. Apalagi menjelang Hari Kartini. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Museum Kartini yang terletak di sudut Alun-alun Kota Jepara ramai pengunjung. Apalagi menjelang Hari Kartini.

Umumnya mereka yang datang merupakan rombongan siswa maupun keluarga.

Heny Ari Susanti, pemandu Museum Kartini Jepara mengatakan, saat hari biasa pengunjung hanya puluhan orang. Sedangkan saat menjelang Hari Kartini pengunjung per hari bisa sampai 300 orang.

"Kalau hari biasa, kadang hanya 10 pengunjung saja. Menjelang Hari Kartini bisa ratusan. Bahkan sampai 300 pengunjung," kata Heny, Jumat (20/4/2018).

Selain Hari Kartini, kata Heny, pengunjung Museum kartini dipadati oleh pengunjung saat libur sekolah.

Di museum itu pengunjung bisa menyaksikan sejumlah duplikat surat yang ditulis oleh Raden Ajeng Kartini.

Selain itu sejumlah duplikat benda peninggalan tokoh emansipasi wanita itu juga dapat ditemui, misalnya kotak penyimpan obat, mesin jahit, maupun perabot dapur.

Terhitung ada sekitar 80 foto RA Kartini dipasang rapi berjajar di dinding. Foto mulai dari Kartini kecil sampai saat dia bersuamikan Bupati Rembang, tersimpan di museun itu.

Adi Sanjaya, seorang pengunjung asal Solo mengaku sengaja datang untuk menambah wawasan perihal Kartini.

Dia datang tidak sendiri, bersama kawan-kawannya, dia sengaja mengisi waktu luang yang dinilainya lebih bermanfaat untuk berkunjung ke museum.

"Kalau datang ke sini, Museum Kartini, bisa tambah wawasan. Meski sudah dapat materi saat sekolah tentang Kartini, rupanya masih sangat kurang," katanya.

Di dalam Museum Kartini, terdapat tiga ruang yang menyimpan benda koleksi. Satu ruang berisi koleksi benda duplikat dan peninggalan RA Kartini beserta keluarganya.

Ruang lainnya yakni berisi benda-benda kuno yang menggambarkan Jepara masa lalu. Sementara satu ruang lainnya berisi koleksi kerajinan khas Jepara.

"Kalau datang tidak sekadar tahu tentang Kartini tapi juga tahu tentang Jepara," kata Adi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved