Pemilu 2019

Aksi Punokawan Cilik Edukasi Pemilu Bikin Penonton Ngakak

Aksi Punokawan kecil memberi edukasi terkait Pemilu membuat para penonton terbahak-bahak.

Aksi Punokawan Cilik Edukasi Pemilu Bikin Penonton Ngakak
tribunjateng/budi susanto
Punokawan cilik saat tampil di panggung hiburan seni budaya yang digelar di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Sabtu (21/4/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Aksi Punokawan kecil memberi edukasi terkait Pemilu membuat para penonton terbahak-bahak.

Pasalnya lima bocah yang didandani menyerupai Semar Gareng Petruk Bagong (Punokawan) tersebut tampil di panggung dengan gaya polos mereka.

Penontonpun tertawa lebar saat satu di antara tokoh memberikan pengertian jujur adil (Jurdil).

Mereka adalah bocah-bocah asal Kelurahan Baros Kecamatan Pekalongan Timur yang tampil dalam acara pagelaran seni budaya yang diadakan oleh KPU Kota Pekalongan di Lapangan Mataram, Sabtu (21/4/2018) malam.

Adapun bocah yang memerankan tokoh Gareng memberi pemahaman bahwa saat proses Pemilu berlangsung masyarakat jangan mau untuk disuap.

"Jangan mau disuap dengan uang karena hak pemilih tidak bisa dihargai dengan uang," ujarnya di atas panggung sembari tersipu malu.

Tutur kata terbata-bata yang diucapkan serontak membuat para penonton terbahak-bahak melihat satu di antara pertunjukan yang ditampilkan dalam panggung seni budaya tersebut.

Adapun Basir Ketua KPU Kota Pekalongan sangat berharap dengan adanya sosialisasi melalui seni budaya masyarakat semakin paham akan Pemilu.

"Hari ini seluruh KPU di Indonesia melaksanakan kegiatan sama yaitu memperingati satu tahun pemilu, tujuan agar masyarakat bisa memahami terkait Pemilu," jelasnya.

Pihaknya menambahkan akan dilaksanakan Pilkada serentak Juni mendatang, dan awal Juli ada pendaftaran calon DPRD.

"Kami sangat berharap agar semua elemen bisa menyukseskan Pemilu, mudah mudahan angka partisipasi Pilgub Jateng 2018 mencapai 70 persen karena tahun lalu hanya di angka 48 persen. Namun partisipasi masyarakat saat Pilpres tahun lalu 80 persen dan semoga meingkat," bebernya.

Basir menuturkan untuk jatah kursi DPRD tahun 2018 meningkat dibanding tahun lalu.

"Jatah kursi DPRD untuk Kota Pekalongan ada 35 kursi yang awalnya hanya 30 kursi, jadi untuk partai politik silahkan mempersiapkan diri," timpalnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved