DKPP Imbau KPU dan Panwaslu Jalin Komunikasi dengan Peserta Pemilu

Karena dengan komunikasi akan meminimalisasi konflik selama pemilu Pemilihan Kepala Daerah (Pileg) dan Pemilihan Legeslatif

DKPP Imbau KPU dan Panwaslu Jalin Komunikasi dengan Peserta Pemilu
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Anggota DKPP, Ida Budhiarti dalam FGD Pendaftaran dan Persyaratan calon anggota DPD Pemilu 2019 pada Minggu (22/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengingatkan agar setiap komisioner penyelenggara pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) melakukan komunikasi yang baik dengan peserta pemilu.

Karena dengan komunikasi akan meminimalisasi konflik selama pemilu Pemilihan Kepala Daerah (Pileg) dan Pemilihan Legeslatif (Pileg).

"Hubungan penyelenggara pemilu harus dekat dengan peserta pemilu yang jaraknya harus sama," ujar anggota DKPP, Ida Budhiarti dalam FGD Pendaftaran dan Persyaratan calon anggota DPD Pemilu 2019 pada Minggu (22/4/2018).

Komunikasi yang dibangun idealnya dalam komunikasi forum resmi. Tidak boleh komunikasi di luar forum resmi.

"Misalnya komunikasi dengan peserta pemilu salahsatu ditemui di warung kopi atau berjanji bertemu di hotel. Hal ini tidak boleh dan dilarang," ungkapnya.

Menurut Ida, konflik permasalahan antara penyelenggara dengan peserta karena adanya komunikasi yang terhambat. Setiap permasalahan mestinya harus diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

"Jangan sampai setiap permasalahan menjadi bom waktu yang meletus saat akhir pemilihan. Karena tidak adanya kominikasi yang baik antara penyelenggara pemilu dengan peserta pemilu," ungkapnya.

Selain itu kepemimpinan penyelenggaran pemilu akan dipertaruhkan ketika memcari solusi dalam setiap permasalahan tahapan pemilu.

Diterangkan oleh Ida, kepemimpinan penyelenggara pemilu harus dapat mencari solusi, karena tidak setiap permasalahan ada dalam norma hukum.

Solusi pemimpin yang baik bisa menyelesaikan permasalahan dalam tahapan-tahapannya. Akan ada solusi karena sejak awal dibangun komunikasi yang baik.

Kesuksesan pemilu di Jawa Tengah yang minim konflik dalam penyelenggaraan pemilu salah satunya karena komunikasi yang baik.

"Karena politik dibangun dari komunikasi yamg baik. Dan setiap penyelenggara pemilu di Jawa Tengah sadar akan pentingnya komunikasi ini," pungkas Ida.(arh)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved