Manajemen PSIS Ingin Pemain "Move On" dari Kekalahan dengan Persija
Bruno Silva cs tetap harus memiliki motivasi untuk bangkit dari pertaandingan sebelumnya.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasca kekalahan 1-4 dari Persija Jakarta, skuat PSIS Semarang diharapkan bisa move on sebelum melakoni partai selanjutnya, di pekan keenam Liga 1 menghadapi Perseru Serui, 29 April 2018 mendatang.
Manajer Tim, Setyo Agung Nugroho mengatakan, pihaknya berusaha ingin memberi suntikan motivasi kepada skuat asuhan Vincenzo Alberto Annese, sebelum keberangkatan tim ke Serui.
"Artinya kan pertandingan lawan Persija sudah selesai. Kekalahan 1-4 atas Persija tidak perlu diratapi. Karena kan tidak akan merubah hasil," kata Agung, Minggu (22/4/2018).
"Yang penting, bagaimana kekurangan kita kemarin, dibenahi untuk pertandingan selanjutnya," imbuhnya.
Ia menambahkan, Bruno Silva cs tetap harus memiliki motivasi untuk bangkit dari pertaandingan sebelumnya.
"Anak-anak harus move on lah istilahnya untuk pertandingan terdekat lawan Serui. Tetap anak-anak harus memiliki motivasi untuk bangkit dan tentunya jauh-jauh kesana bukan untuk kalah," kata Agung.
Pria yang hobi bermain badminton tersebut juga mengakui, bukan perkara mudah melakoni partai away ke Stadion Marora, markas Perseru, di Kepulauan Yapen, Papua Barat.
Sudah jadi rahasia umum jika Cendrawasih Jingga bisa tampil lebih ganas dikandangnya dibanding saat menjalani partai away.
"Semua hal bisa diupayakan. Yang penting tekat awalnya untuk mendapat poin," kata Agung.
Rencananya, Mahesa Jenar akan berangkat ke Serui pada Rabu malam melalui perjalanan udara.
"Dari Makassar ke biak terus ke Serui. Ini away paling jauh selain ke Jayapura. Ya tetap harus dinikmati, karena perjalanan juga cukup jauh dan melelahkan," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/setyo-agung-nugroho_20160418_194050.jpg)