Liputan Khusus

INVESTIGASI MIRAS KW Di SEMARANG! Raup Untung Palsukan Merek Ternama

Terhitung dua tahun ini Budi (bukan nama sebenarnya) menggeluti pembuatan minuman keras (miras) palsu (KW).

INVESTIGASI MIRAS KW Di SEMARANG!  Raup Untung Palsukan Merek Ternama
TRIBUNJATENG/ADI PRIANGGORO
MIRAS PALSU- Dir Reskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Purbohadijoyo, menunjukkan contoh botol miras bermerk namun isinya palsu. Polisi telah menangkap seorang wanita yang diduga sebagai peracik miras palsu tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terhitung dua tahun ini Budi (bukan nama sebenarnya) menggeluti pembuatan minuman keras (miras) palsu (KW).

Berbagai brand-brand kenamaan dunia, seperti Jack Daniels, Red Level, Vodka, hingga Martel diproduksi hanya dengan bahan baku sederhana.

Sebelum menjelaskan proses pembuatan miras palsu, Budi lebih dulu bercerita bagaimana dirinya bisa bisa menggeluti bisnis tersebut. Awal mulanya ia sering berkunjung ke tetangga rumah untuk sekedar nongkrong.

Baca: MENGANGETKAN! Isi Bungker Miras Oplosan Setelah Dibongkar Saat Saung Bergoyang, Ini Faktanya

Budi mengira pria si pemilik rumah bekerja sebagai purchashing di sebuah klub malam. Sebab sering didapati proses bongkar muat kardus-kardus maupun botol-botol minuman.

"Kemudian, lama kelamaan karena kebanyakan order dan percaya dengan saya akhirnya mengaku sebagai pembuat miras KW. Akhirnya saya direkrut untuk membantu buat. Mulai dari sana mengerti proses pembuatan miras palsu," kata Budi.

Menurutnya, proses pembuatan miras KW relatif mudah.

Bahan baku utamanya berupa alkohol food grade dan air mineral, bahkan ada kalanya dicampur kopi dan gula. Sisanya pewarna makanan untuk menyesuaikan dengan warna miras asli.

"Jika perlu perasa manis ditambah gula atau daun mint jika dubutuhkan.

ilustrasi miras
ilustrasi miras (tribunjateng/dok)

Ada juga yang dicampur coklat, atau kopi. Komposisi tambahan ini disesuaikan dengan merek miras yang akan dipalsukan," imbuhnya.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved