BKSDA Jateng Mengevakuasi Seekor Buaya Milik Warga Sukoharjo
Proses evakuasi dilakukan sejumlah tim, di antaranya tim ahli BKSDA, Polsek Mojolaban dan TNI
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Evakuasi seekor buaya dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jateng di Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (24/4/2018). Buaya itu diketahui telah dimiliki warga Sukoharjo atas nama Kristanto (56).
Proses evakuasi dilakukan sejumlah tim, di antaranya tim ahli BKSDA, Polsek Mojolaban dan TNI.
Peralatan semisal tali, tongkat dan jaring dipersiapkan tim ahli. Adapun evakuasi buaya panjang 2,2 meter ini tidak butuh waktu lama. Hanya sekitar 30 menit buaya dengan berat lebih dari 100 kilogram itu bisa diamankan dan dibawa ke mobil operasional BKSDA.
Agung Budi Riyanto, selaku Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Jateng menuturkan bila evakuasi ini adalah permintaan Kristanto selaku pemilik buaya itu sendiri.
"Karena memang buaya itu semakin besar dan tak cukup ruang untuk tumbuh maka Kristanto menghubungi kami," paparnya.
Menurutnya, Kristanto baru tahu buaya dilindungi usai ada kasus buaya lepas di Solo beberapa waktu yang lalu.
Ia menerangkan, usai dievakuasi, buaya ini bakal segera dibawa ke tempat penangkaran buaya milik Suryanto Arif Fatah, di Banyumas.
"Karena sampai saat ini untuk Jateng, hanya satu tempat penangkaran buaya sudah mengantongi izin yakni milik Suryanto," kata dia.
Disinggung terkait jenis buaya yang dievakuasi, Agung memaparkan bila buaya itu berjenis buaya muara.
Kapolsek Mojolaban, AKP Priyono, menambahkan kepada seluruh warga melaporkan dan menyerahkan binatang peliharaan yang berstatus dilindungi, seperti buaya.
"Pesan kami kepada seluruh warga, punya hewan yang dilindungi atau berbahaya segera diserahkan kepada pihak yang berwenang," jelasnya.
Sedangkan, sang pemilik buaya, Kristanto, mengaku ikhlas dan senang akhirnya buaya itu dievakuasi. Ia mengaku khawatir selama ini dengan keberadaan hewan tersebut.
"Memang belum ada yang menjadi korban dari buaya itu, tapi tetap saya khawatir. Lewat evakuasi ini saya berterimakasih," urai Kristanto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pawang-buaya-tim-bksda-jateng_20180424_122208.jpg)