Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2018

WASPADA dan SELALU HATI-HATI! Rata-rata 842 Orang Meninggal Kecelakaan Saat Arus Mudik dan Balik

Setidaknya 600 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas selama pengamanan mudik lebaran pada lima tahun terakhir.

tribunjateng/ist
Kecelakaan karambol yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur Pantura Semarang-Kendal, Jalan Walisongo KM 2 Wonosari, Ngaliyan, Semarang, Jumat (6/4/2018) pukul 20.00 WIB. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setidaknya 600 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas selama pengamanan mudik lebaran pada lima tahun terakhir.

Pengamanan Idulfitri biasanya dilakukan mulai H-10 hingga H+10. Dari data yang dipaparkan Korlantas Polri lebaran tahun 2016 memiliki korban paling banyak sepanjang lima tahun terakhir.

Pada arus mudik dan balik tahun tersebut terjadi 4550 kecelakaan yang mengakibatkan 1261 korban meninggal. Selain itu 1147 orang mengalami luka berat, dan 5697 luka ringan.

Angka paling rendah terjadi pada tahun 2015 dimana hanya ada 694 orang meninggal dunia dari 3172 kecelakaan. Sementara pada tahun lalu terjadi 3168 laka lantas dengan korban 742 meregang nyawa.

Jika di rata-rata dari data lima tahun terakhir 842 orang meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi saat arus balik dan mudik.

Dalam paparan Kakorlantas Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Royke Lumowa saat rapat koordinasi rencana Operasi Ketupat 2018 di Wisma Perdamaian Senin lalu ada beberapa hal yang telah dilakukan Korlantas Polri.

"Salah satunya adalah memetakan titik-titik rawan kecelakaan, yang sudah kami rangkum," terangnya seperti dikutip dari rilis Polda Jateng, Selasa (24/4/2018).

Titik rawan kecelakaan itu adalah Tol Cipali arah Jakarta pada kilometer 96 sampai 105 dan arah Palimanan dari kilometer 166 sampai 175. Di Jawa Tengah sendiri dipetakan ada 108 titik rawan kecelakaan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved