Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Abioso Bisa Saja Copot Kapolsek Bila Tak Komitmen Berantas Miras Oplosan

Kapolrestabes telah memerintahkan jajaran Polsek untuk giat melakukan operasi minuman keras.

TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji saat di Mapolrestabes, Rabu (21/2/2018) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kepala Polisi Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji Komitmen berkomitmen memberantas miras oplosan.

Hal tersebut dipaparkannya seusai menggelar Tabligh Akbar di Lapangan Garnisun, Rabu (25/4).

Menjelang Ramadan ini, Kapolrestabes telah memerintahkan jajaran Polsek untuk giat melakukan operasi minuman keras. Fokus utama adalah pembasmian miras oplosan atau racikan ilegal.

"Beberapa saat yang lalu memang anggota kami mengamankan miras oplosan hanya saja jumlahnya saya tidak hafal," terang Abioso.

Abioso menjelaskan minuman keras yang bermerek bukan termasuk miras oplosan. Bahkan beberapa ada yang memiliki izin dan kepolisian tidak bisa menindak.

"Congyang misalnya, itu resmi mereknya terdaftar dan ndak bisa ditindak," sambungnya.

Meski demikian menurutnya petugas di lapangan harus jeli menelisik keberadaan miras oplosan di wilayahnya masing-masing.

"Komitmen Polri terhadap pemberantasan miras oplosan tegas, jika masih ditemukan, Kapolsek dicopot. Kapolsek harus jeli mengamati wilayahnya jangan sampai tidak tahu," bebernya.

Menurutnya komitmen pencopotan itu sudah didengungkan oleh Kapolri. Hal ini untuk menindaklanjuti meninggalnya puluhan orang akibat miras oplosan di beberapa daerah.

Di Semarang, ia menjelaskan tidak ingin menunggu ada korban terlebih dahulu.

"Siapa pun yang tahu keberadaan miras oplosan dan kapolseknya malah ndak tahu akan saya tindak, wartawan juga kalau punya informasi tolong beri tahu kami," pungkas Abi.

Terkait pernyataan Kapolrestabes, Kapolsek Gayamsari, Kompol Wahyuni Sri Lestari mengatakan anggotanya selalu menggelar razia miras.

"Kita sudah operasi setiap malam, untuk hasilnya saya belum bisa merinci karena datanya ada di kantor," ungkapnya.

Wahyuni menambahkan selain mengincar miras oplosan, pihaknya juga mengincar miras jenis lain. Hal itu dilakukan dalam rangka menjelang bulan Ramadan.

"Kalau soal pencopotan itu kewenangan atasan, intinya kita melaksanakan operasi terus karena ini perintah pimpinan guna menciptakan situasi kondusif menjelang bulan Ramadan," bebernya.

Hal serupa juga dilakukan Kapolsek Gajahmungkur, AKP Rokhana pihaknya juga berkomitmen melaksanakan perintah untuk memberantas penyakit masyarakat utamanya miras oplosan.

"Kami oprasi siang malam, begitu ada informasi langsung kami datangi kami tindak dan kami juga sudah menyita berapa, jumlahnya sedang kami data," terang Rokhana.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved