Didemo Warga, Begini Tanggapan Manajemen PT Havindo

Manajemen perusahaan pakan ternak, PT Havindo Pakan Optima, menyayangkan aksi demo menuntut penutupan pabrik yang dilakukan warga

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Manajemen perusahaan pakan ternak, PT Havindo Pakan Optima, menyayangkan aksi demo menuntut penutupan pabrik yang dilakukan warga dan karyawan perusahaan lain di Balai Kota Semarang.

Pasalnya, saat ini PT Havindo sedang mengupayakan proses hukum atas dikeluarkannya SK Wali Kota Semarang yang berisi pencabutan izin lingkungan.

Saat ini, upaya hukum itu sampai ke tahap banding karena pada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, mereka kalah.

"Kami kaget adanya demo itu. Kami malah diberitahu warga asli di sekitar pabrik. Saat ini kan proses hukum masih berjalan. Baik gugatan kami atas SK Walikota maupun gugatan dengan PT Petropack Agro Industries. Harusnya mereka menghormati proses hukum," kata General Affair dan HRD PT Havindo Pakan Optima, Samuel Adi Nugroho, Rabu (24/4/2018).

Jika proses hukum tersebut sudah selesai, kata Samuel, perusahaannya siap menerima apapun hasilnya. Samuel menyatakan, siap menjalankan putusan pengadilan jika kemudian dinyatakan salah.

Terlepas dari hal itu, Samuel menuturkan, demo yang dilakukan bukan murni keluhan warga sekitar pabrik melainkan dari perusahaan Petropack. Pasalnya, keluhan pencemaran yang dituduhkan itu tidak sepenuhnya benar sebagaimana kondisi riil di lapangan.

"Kami sudah menjalankan Amdal dan rekomendasi sebagaimana yang disyaratkan dari Pemerintah. Bahkan kami bekerjasama dengan perusahaan lain untuk menangani agar tidak ada gangguan lingkungan. Seperti pengendalian hama dan fumigasi," paparnya.

Diakuinya, gangguan tersebut tidak mungkin bisa dihilangkan sepenuhnya. Akan tetapi, PT Havindo yang memiliki sekitar 300 karyawan, telah melakukan upaya agar dapat meminimalisir sehingga tidak menjadi pencemaran lingkungan.

"Hasil tes yang pernah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup, bau yang keluar dari perusahaan kami masih di bawah ambang batas. Tidak seperti yang dikatakan pendemo," jelasnya.

Karenanya, ia berharap, warga umum bisa menyikapi permasalahan tersebut secara bijak. Samuel menyatakan, hingga saat ini sebenarnya tidak pernah ada keluhan atau permasalahan yang muncul antara warga asli dengan perusahaan PT Havindo Pakan Optima.

"Kalau pencabutan izin lingkungan oleh Wali Kota Semarang, memang iya. Tapi kan masih dalam proses pengadilan," katanya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved