Breaking News:

Patung Buatan Kus Dihargai hingga Jutaan Rupiah, Kayu Bakar Pun Bisa Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi

Sisa-sisa bongkahan kayu jati yang berukuran tak begitu besar biasanya hanya digunakan sebagai kayu bakar.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
rifqi gozali

Jejaring teman yang ada di luar daerah dimanfaatkannya untuk ikut andil dalam memasarkan karyanya. "Kadang saya titipkan teman yang ada di Semarang atau di Yogyakarta untuk pemasaran," tuturnya.

Tak ada alat canggih yang digunakan Kus dalam mengolah limbah. Berbekal tatah, gergaji, dan alat manual lain, ia mampu menyelesaikan satu patung kecil dalam sehari.

Kadang, saat patung yang dibuatnya memiliki tingkat kerumitan tinggi, ia menyelesaikannya sampai seminggu lamanya. "Lama waktu pembuatan tergantung kerumitan, bentuk kayu, dan karakter patung," jelasnya.

Apa yang dilakukan Kus itupun mendapat apresiasi Wakip Bupati Blora, Arief Rohman. Beberapa waktu lalu, Arief pun menyempatkan bertandang ke tempat Kus memroduksi limbah kayu jati.

Menurut dia, apa yang dilakukan Kus bisa dijadikan modal pemerdayaan masyarakat di sekitarnya.

“Bagus. Bisa diadakan pelatihan atau workshop bagi masyarakat di sekitarnya untuk berkarya dan menularkan ide-ide kreatif seperti ini. Kami akan terus mendampingi, sehingga semakin banyak warga desa yang berkarya dengan kreativitasnya,” tandas dia. (Rifqi Gozali)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved