Hari Buruh, Bupati Jepara Sebut Kesejahteraan Buruh Kian Meningkat

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, tingkat kesejahteraan para buruh di Bumi Kartini kian mengalami peningkatan baik dari sisi ekonomi

Hari Buruh, Bupati Jepara Sebut Kesejahteraan Buruh Kian Meningkat
dok.Pemkab Jepara
Bupati Jepara saat melepas peserta jalan sehat dalam rangka Hari Buruh Internasional di Tugu Pancasila Jepara, Selasa (1/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribun jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, tingkat kesejahteraan para buruh di Bumi Kartini kian mengalami peningkatan baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya kerja.

Saat ini, kata Marzuqi, Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Jepara sebesar Rp 1.739.360 per bulan. Besaran UMK tersebut menurut Bupati, sudah bisa digunakan oleh pekerja untuk mencukupi Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Hal itu disampaikan oleh Marzuqi saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang diperingati oleh seribuan buruh Jepara melalui acara jalan sehat, Selasa (1/4/2018).

Jalan sehat dilepas secara langsung oleh Ahmad Marzuqi dari depan Tugu Pancasila. Para peserta jalan sehat menyusuri rute Jalan Kartini, Jalan Mangunsarkoro, Jalan MH. Thamrin, Jalan Brigjen Katamso, berakhir di Alun-alun Jepara.

“Didasarkan pada KHL bagi seorang pekerja lajang, pemerintah juga terus mengupayakan peningkatan UMK setiap tahunnya. Tahun 2016 UMK Jepara Rp 1.350.000, tahun 2017 naik menjadi Rp 1.650.000, dan tahun 2018 ini meningkat menjadi Rp 1.739.360,” ujar Marzuqi.

Tidak hanya mengupayakan upah layak, kata Marzuqi, pemerintah juga akan terus melakukan monitoring pelaksanaan pemenuhan hak-hak tenaga kerja dan buruh oleh perusahaan. Diantaranya, adalah dalam pemberian THR, serta intruksi kepada badan usaha swasta untuk mendaftarkan seluruh pekerja dan anggota keluarganya dalam program JKN.

Melalui momentum Hari Buruh Internasional kali ini, Ahmad Marzuqi juga berharap agar hubungan harmonis antara buruh, pengusaha dan pemerintah untuk selalu dijaga bersama-sama.

“Karena dengan keharmonisan saya percaya akan dapat membantu peningkatan kesejahteraan pekerja, menyelesaikan masalah ketenagakerjaan, serta mendatangkan kebaikan bagi kepentingan bersama,” tuturnya.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSP SI) Jepara, Murdianto, bahwa kegiatan perayaan Hari Buruh Internasional bertujuan untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Sehingga akan tercipta kondusifitas di Bumi Kartini.

“Semoga dengan peringatan Hari Buruh tahun ini, hubungan industrial di Kabupaten Jepara semakin baik, dan hak-hak buruh terpenuhi, serta kota Jepara yang kita cintai semakin maju dan aman. Sehingga kita bisa bekerja dengan nyaman,” pungkas Murdianto. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved