Breaking News:

Pembangunan Tanggul Raksasa Penahan Rob Kota Pekalongan Terkedala Cuaca

Pembangunan tanggul raksasa penahan rob di kota Pekalongan yang dimulai sejak Januari lalu, terkendala dikarenakan cuaca.

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
budi susanto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pembangunan tanggul raksasa penahan rob di kota Pekalongan yang dimulai sejak Januari lalu, terkendala dikarenakan cuaca.

Hal tersebut dikatakan oleh Yulius Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK) Sungai dan Pantai dari BBWS Pemali Juwana saat ditemui Tribunjateng.com di Hotel Dafam Kota Pelalongan, Rabu (2/5/2018).

Ia menerangkan cuaca yang tidak menentu membuat para pekerja sedikit lamban saat mengambil matrial guna membuat tanggul.

"Kalau di Kota Pekalongan sendiri kendala hanya itu, tahap pengerjaan baru sekitar 1,5 persen, kalau dihitung panjangnya sekitar 100 meter," paparnya.

Pihaknya menerangkan untuk panjang keseluruhan tanggul 7 kilometer dan direncakan rampung 2019 mendatang.

"Pembebasan lahan di Kote Pekalongan sudah selesai, hanya saja tanggul melintasi dua wilayah yaitu Kabupaten dan Kota Pekalongan. Di Kabupaten sendiri lahan belum dibebaskan namun kami masih fokus untuk menyelesaikan di kota nanti sambil berjalan pembebasan lahan yang di kabupaten," jelasnya.

Terkait kritik konstruksi tanggul yang dilontarkan oleh pihak Dutch Water Oriented (DWO) saat acara diskusi penanganan rob, pihaknya menanggapi dengan santai.

"Mereka memberi saran bukan berarti harus dilaksanakan, karena dalam forum diskusi, kalaupun kami laksankan pastinya harus menilik lokasi juga. Karena Belanda dan Pekalongan kondisinya berbeda," timpalnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved