Ujian Nasional
Puluhan Orang di Jepara Keracunan Seusai Acara Istigasah di SD
Kepala SDN 6 Mulyoharjo Bambang Setyabudi mengatakan, istigasah yang digelar tersebut untuk menghadapi USBN
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Puluhan orang di Jepara diduga mengalami keracunan, Rabu (2/5/2018). Dugaan akibat keracunan yang menimpa puluhan orang itu lantaran nasi kotak yang didapatkan saat acara istigasah di SDN 6 Mulyoharjo, Kecamatan Jepara pada Senin (30/4/2018) petang.
Kepala SDN 6 Mulyoharjo Bambang Setyabudi mengatakan, istigasah yang digelar tersebut untuk menghadapi USBN yang akan digelar pada Kamis (3/5/2018) besok.
“Kami hanya memberi fasilitas tempat saja, sementara untuk panitia semuanya dari wali murid,” kata Bambang, Rabu (2/5/2018).
Menurutnya, acara istigasah yang digelar sampai larut malam, akhirnya peserta istigasah siswa kelas VI dan wali murid membawa pulang nasi kotak yang dibagikan. Nasi tersebut dimakan di rumah.
Tidak tahunya, malamnya peserta istigasah mengeluhkan hal yang sama.
Menurut Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, di Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Fahrudin mengatakan, terdata di Posko Krisis Centre yang didirikan di rumah bidan desa Bidan Tutik Mulyoharjo, sebanyak 76 orang yang diduga keracunan.
Sampai pada Rabu pukul 15.00 WIB, jumlah korban keracunan yang dirawat instensif di RSUD Kartini terdapat ada 27 orang. Sebelumnya pada pukul 10.00 pagi baru terdapat 10 orang yang dirawat intensif.
Kepala Bagian Umum RSUD Kartini Mujoko mengatakan, korban keracunan makanan mengalami penambahan sejak Selasa (1/5/2018) malam.
Menurutnya, pasien tersebut diduga kuat mengalami keracunan makanan. Lantaran mereka mengalami gejala yang sama.
“Gejalanya sama. Mereka mengalami pusing, mual, dan muntah. Yang terparah ada yang lemas sampai tidak mau makan, akhirnya kami carikan cairan agar tidak lemas dan dehidrasi,” kata Mujoko.
Menurut Mujoko pasien akan mengalami penambahan. Pasalnya, sejumlah keluarga yang keracunan ikut memakan nasi kotak. Apalagi, katanya, keluarga yang ikut makan nasi kotak di rumah kondisinya kian parah.
“Kami berharap keluarga yang mengalami keracunan agar segera dibawa ke rumah sakit agar segera mendapatkan perawatan,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/puluhan-warga-keracunan-di-jepara_20180502_171049.jpg)