Hari Pendidikan Nasional
Ribuan Pelajar Menari Kendal Beribadat Peringati Hari Pendidikan Nasional
Perayaan Hardiknas Rabu (2/5/2018) dijadikan momen oleh Disdikbud Kendal untuk melestarikan budaya tari asli Kendal.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: iswidodo
Laporan wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Perayaan Hardiknas Rabu (2/5/2018) dijadikan momen oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal untuk melestarikan budaya tari asli Kendal. Tari yang sudah jarang ditampilkan itu adalah tarian Kendal Beribadat.
Tari Kendal Beribadat itu diperagakan oleh ribuan siswa-siswi yang berasal dari berbagai daerah dari Kendal.
Jumlah yang mencapai ribuan itu membuat lapangan upacara di stadion madya Kendal menjadi penuh dengan para penari.
Dalam penampilan tarian itu, para penari itu mengenakan kostum yang berwarna warni dan memperagakan gerakan yang seragam membuat tarian itu nampak meriah dan hidup.
Tak hanya kostum yang berwarna-warni, gerakan meliuk-liuk yang diperagakan para penari itu juga dipadukan dengan kipas bulu yang berwarna-warni. Hal itu menambah kesan yang cantik tiap gerakan yang dipadukan.
Dalam gerakan tarian itu juga tak meninggalkan kesan islami. Pada Tarian Kendal Beribadat yang dibawakan pada acara upacara Hardiknas tersebut, para penari membawa alat musik rebana yang mereka tabuh pada bagian akhir pada tarian itu.
Kepala Disdikbud Kendal, Agus Rifai mengatakan dalam upacara Hardiknas itu, Tari Kendal beribadat itu diselenggarakan secara kolosal dengan melibatkan siswa-siswi Kendal yang totalnya mencapai 1000 siswa.
"Dalam perayaan hardiknas ini pun kami tak hanya melibatkan siswa namun juga guru dan masyarakat kami juga ikut libatkan. Mereka semua sangat antusias dengan hal itu," terangnya.
Rifai mengatakan selain tarian itu, perayaan hardiknas juga mengadakan parade budaya dan pendidikan yang diikuti 20 UPTD Pendidikan tiap kecamatan.
Sementara itu Bupati Kendal, Mirna Annisa mengatakan pendidikan karakter saat ini menjadi pendidikan yang tengah digalakan pihaknya. Pasalnya pendidikan karakter ini dapat membentuk karakter yang baik bagi anak-anak. (*)