Konsep Tanggul Raksasa Penahan Rob Pekalongan Dikritik Ahli Belanda

Jika tidak cepat ditangani dampak rob akan semakin masif karena luasan terdampak rob semakin lama semakin melebar

Konsep Tanggul Raksasa Penahan Rob Pekalongan Dikritik Ahli Belanda
Tribun Jateng/Budi Susanto
Focus Group Discussion (FGD) penanganan banjir dan rob di Hotel Dafam Kota Pekalongan, yang dihadiri oleh Pemkot, Pemkab Pekalongan, DWO dan BBWS Pemali Juwana di Hotel Dafam Kota Pekalongan, Rabu (2/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - BBWS Pemali Juwana Provinsi Jateng, Dutch Water Oriented (DWO) Belanda, bersama jajaran Pemkot dan Kabupaten Pekalongan adakan Focus Group Discussion (FGD) penanganan banjir dan rob di Hotel Dafam Kota Pekalongan, Rabu (2/5/2018).

Hal tersebut dirasa perlu dilakukan guna mengatasi permasalahan rob yang semakin mengkhawatirkan baik di Kota maupun Kabupaten Pekalongan.

Data yang dihimpun Tribunjateng.com dari Bappeda Kota Pekalongan, erosi pantai di Kota Pekalongan mencapai 1 meter pertahun dan dikategorikan daerah berisiko besar terdampak rob dan banjir.

Abrasi yang melanda Kota Pekalongan juga menimbulkan persoalan sosial yang kompleks.

Pasalnya, menjadi pemicu terjadinya kawasan kumuh akibat prasarana dan sarana perumahan atau permukiman yang terendam rob.

Data Bappeda menerangkan, lokasi terparah terdampak rob akibat abrasi terjadi di Pantai Sari Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara.

Bahkan rob telah mengganggu ketenangan hidup sekitar 200 kepala keluarga karena rob hampir setiap hari menggenangi rumah penduduk.

Sekitar 60 hektar kawasan rawan bencana rob yang ada di Kota Pekalongan, adapun lokasi tersebut berada di Kelurahan Degayu, Krapyak, Kelurahan Pajang Wetan, Kelurahan Panjang Baru, Kelurahan Kandang Panjang dan Kelurahan Bandengan.

Sedangkan kawasan rawan bencana abrasi berada di sepanjang pantai Pekalongan dengan luas sekitar 12 hektar.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved