Soal Rokok Ilegal, Pemkab Juga Punya Tanggung Jawab

Namun lebih dari itu Pemkab juga ikut andil dalam melakukan pemberantasan.

Soal Rokok Ilegal, Pemkab Juga Punya Tanggung Jawab
tribunjateng/dok
ilustrasi rokok ilegal yang disita Bea Cukai 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Persoalan rokok ilegal selalu menjadi masalah klasik yang tak kunjung tuntas.

Beberapa kali misalnya, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus melakukan penindakan terhadap peredaran maupun produksi rokok ilegal.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengahdan DIY Parjiya mengatakan, produksi maupun peredaran rokok ilegal di suatu daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pihaknya saja.

Namun lebih dari itu Pemkab juga ikut andil dalam melakukan pemberantasan.

“Ini (rokok ilegal) bukan semata-mata menjadi tanggung jawab cea cukai. Dilihat dulu, terkait tingkat perekonomian, tingkat kompetensi masyarakat sehingga dengan segala macam permasalahan sosial ini bea cukai tidak bisa memberantas rokok ilegal.

Perlu dukungan dari aparat terkait, terutama Pemkab,” kata Parjiya, Kamis (3/5/2018).

Menurutnya, pemberantasan rokok produksi maupun peredaran rokok ilegal harus memerhatikan profesi baru bagi para pelakunya. Pasalnya, jika tidak dicarikan jalan keluar, maka produksi maupun peredaran rokok ilegal akan sulit dibendung.

“Ini prioritas Pemkab yang mendapat DBHCT (Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau) yang peruntukannya untuk pengendalian kesehatan dan pengendalian rokok ilegal,” katanya.

Sementara untuk evaluasi peruntukan DBHCT menjadi wewenang Pemkab. Tentu pihaknya tidak bisa berbuat banyak jika tidak terdapat koordinasi antarkeduanya.

Pemberatasan rokok ilegal yang pihaknya lakukan, lanjutnya, sejauh ini telah menggandeng pihak lain. Di antaranya yakni TNI dan Polri. Sementara untuk proses hukum pihaknya menggandeng kejaksaan.

“Untuk barang yang diamankan saat penindakan, maka kami koordinasi dengan DJKN (Direkorat Jenderal Kekayaan Negara),” ujarnya.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved