Breaking News:

BEGINI Tanggapan Kabag Ops AKBP Iga Nugraha Terkait Polisi Bentak-bentak Pelapor

Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Iga DP Nugraha, berjanji akan langsung menganalisa dan mengevaluasi tindakan anggota polisi

TRIBUNJATENG/MUH RADLIS/ist
Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Iga DP Nugraha, berjanji akan langsung menganalisa dan mengevaluasi tindakan anggota polisi yang tidak merespon laporan warga terkait adanya dugaan penganiayaan, Jumat 4 Mei 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Iga DP Nugraha, berjanji akan langsung menganalisa dan mengevaluasi tindakan anggota polisi yang tidak merespon laporan warga terkait adanya dugaan penganiayaan.

"Terima kasih informasinya, kami akan anev (analisa dan evaluasi) yah," kata Iga kepada Tribunjateng.com, Jumat (4/5/2018).

Iga pun meminta maaf apabila ada perilaku anggotanya yang keliru.

Meski begitu, Iga meyakini tindakan anggota polisi yang marah saat dibangunkan warga yang ingin melaporkan tindakan kriminal itu tidak disengaja.

"Tapi saya yakin orak ono unsur kesengajaan, terima kasih informasinya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Prima bersama beberapa saksi lain lapor polisi terkait adanya dugaan pengeroyokan dan pengrusakan mobil.

Baca: LAPOR Ada Penganiayaan, Prima Malah Dibentak Polisi Baru Bangun Tidur di Pos

Tindakan itu dilakukan oleh sekelompok pria di Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang tepatnya di depan pom bensin, Jumat tadi pagi.

Prima dan beberapa warga mendatangi Pos Polisi Simpanglima hendak melaporkan kejadian tersebut namun justru hal tak terduga terjadi.

"Kami mau laporan, kami ketok ketok pintu tapi anggota yang di dalam tidur semua. Setelah dua menit gedor pintu kaca, ada polisi yang bangun marah marah suruh kami laporan ke Polrestabes Semarang," kata Prima. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved