Tak Ingin Tersaingi Teknologi Militer Rusia, AS Kirim Armada Angkatan Laut di Atlantik

Amerika Serikat (AS) mengumumkan bakal mengirim angkatan lautnya ke pantai timur AS dan kawasan utara Samudra Atlantik

Editor: m nur huda
Wikimedia Commons
Kapal induk termahal, USS Gerald F Ford, milik Angkatan Laut AS, siap diuji coba pada Juli mendatang, dan dua bulan kemudian akan resmi beroperasi. 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON DC - Amerika Serikat ( AS) mengumumkan bakal mengirim angkatan lautnya ke pantai timur AS dan kawasan utara Samudra Atlantik, Jumat (4/5/2018).

Menurut penuturan pejabat Kementerian Pertahanan, pengiriman Armada Kedua itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia.

Newsweek memberitakan, Strategi Pertahanan Nasional AS 2018 menyebut Rusia telah melakukan pelanggaran karena memaksakan pengaruhnya ke negara sekitar.

Pada 2017, Inggris melaporkan Rusia melakukan patroli lebih sering di Samudra Atlantik. Mereka diduga berusaha melakukan kegiatan sabotase dengan memotong kabel internet di bawah laut.

Laksamana John Richardson, Kepala Operasi AL AS berkata, saat ini mereka kembali di era di mana keamanan kawasan menjadi lebih rumit.

"Karena itu hari ini (Jumat), kami mengirim Armada Kedua untuk menjawab tantangan tersebut, terutama di Atlantik Utara," kata Richardson kepada CNN.

Kementerian Pertahanan juga mengumumkan, AS telah menawarkan diri menjadi tuan rumah proposal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang baru.

Proposal itu bernama Komando Pasukan Gabungan. AS menawarkan satuan tugas itu di Norfolk, Virginia. Selain itu, Washington juga menyanggupi sebagai pemimpinnya.

"Fokus NATO saat ini adalah Atlantik sebagai jawaban atas kompetisi kekuatan besar yang dilakukan oleh Rusia," kata juru bicara Pentagon, Johnny Michael.

Michael melanjutkan, prioritas strategi nasional yang baru adalah menangkal pengaruh Rusia dan China.

"Kompetisi tersebut meminta kami fokus ke Atlantik," tuturnya.

Para pejabat pertahanan menyoroti kabar bahwa Kremlin telah menaikkan kemampuan angkatan lautnya, terutama di sektor kapal selam.

Apalagi, Kepala AL Rusia Viktor Chirkov, menyatakan Negeri "Beruang Merah" menambah patroli kapal selamnya hingga 50 persen dalam lima tahun terakhir.

Sekretaris AL AS, Richard Spencer berkata kepada Kongres April lalu, Rusia meluncurkan kapal selam baru yang teknologinya hampir menyaingi AS.

"Kami bekerja keras untuk memastikan gap teknologi persenjataan kapal selam kami dengan Rusia tidak semakin menipis," tutur Spencer.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: AS Kirim Armada Angkatan Laut di Atlantik untuk Bendung Rusia

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved